Edukasi Kesehatan Penggunaan Kontrasepsi Dalam Mendukung Keluarga Berencana (KB)Pada Masyarakat Dusun Maccini Parang Kelurahan Maccini Sawah
DOI:
https://doi.org/10.33096/wocd.vi.2929Keywords:
Family Planning, PUS, Primary Healt Care, ContraceptivesAbstract
Indonesia menjadi negara yang sangat berkembang pesat dalam pertambahan jumlah penduduk, dimana memiliki jumlah penduduk terbesar keempat setelah negara China, India, dan Amerika Serikat. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia dan menempati urutan ke empat setelah China. Pertumbuhan populasi di Indonesia pada tahun 2024 berhasil mencapai jumlah 281.603 juta jiwa. informasi dan akses terhadap alat kontrasepsi serta layanan kesehatan reproduksi sehingga pasangan usia subur dapat merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak-anak mereka. Program ini menawarkan berbagai metode kontrasepsi yang aman dan efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Tidak hanya mengendalikan pertumbuhan penduduk, program KB juga dapat membantu meningkatkan kesehatan ibu dan anak sehingga dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak. Metode kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan oleh 10 mahasiswa profesi ners, bersama dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Maccini Sawah dalam rangka penyuluhan kepada masyarakat yang dibantu oleh kader-kader setempat. Penyuluhan ini dilaksanakan di Puskesmas Maccini Sawah, dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2024 selama 30 menit. Media yang digunakan pada saat penyuluhan yaitu leaflet sehingga bisa mendengarkan dan membaca materi yang ada. Hasil dari penyuluhan ini sebelum melakukan penyuluhan diberikan pre-test kepada peserta penyuluhan yang berjumlah 20 orang didapatkan peserta dengan pengetahuan baik 10 orang dan pengetahuan kurang 10 orang. Kesimpulan dari kegiatan penyuluhan ini peserta PUS yang mengikuti penyuluhan dapat mengetahui cara menggunakan dan memilih jenis alat kontrasepsi sesuai.
References
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2020). Angka Kematian Ibu/AKI (Maternal Mortality Rate/MMR) Hasil Long Form SP2020 Menurut Provinsi.
Gladeva Yugi Antari. (2022). Gambaran Komplikasi Ibu Hamil Risiko Tinggi (4T). Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(2), 10– 14. https://doi.org/10.55606/jrik.v2i2.357
Kusumawati, D. R., Murwati, & Habibi, J. (2022). Factors Affecting the Low Usage of Intrauterine Contraceptive Device (IUD) at Talang Rimbo Lama Health Center Rejang Lebong Regency in 2022. Jurnal Kebidaan Manna, 89–104. https://journal.bengkuluinstitute.com/index. php/JKM
Mu’awwanah, U., & Illah, G. R. R. (2022). Problematika Kependudukan Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 4(1), 63–78. https://ejournal.inaifas.ac.id/index.php/Altsaman/article/view/877
Oktavia, Isti., et.al. (2024). Health Education related Contraception for Fertile Age Couples as part of the "SUP KB SEKAR" Programs. Journal of community and clinical professionals for health, 1 (1).
Rohati, E., & Siregar, R. U. P. (2023). FaktorFaktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kematian Ibu pada Masa Kehamilan, Persalinan dan Nifas di Kota Depok Tahun 2021. Jenggala: Jurnal Riset Pengembangan Dan Pelayanan Kesehatan, 2(1), 72–82.
Utomo, E. K., Hidayati, W., & Mursudarinah, M. (2021). Faktor – Faktor Penyebab Rendahnya Akseptor Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Di Bpm Suci Paimin Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Keperawatan Duta Medika, 1(2), 34– 42. https://doi.org/10.47701/dutamedika.v1i2.15 95
Widodo, S., & Hasanah, N. (2018). Penyuluhan Program Keluarga Berencana di Posyandu Melati IV Kelurahan Rambutan Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 29–37. http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/PAM AS/article/view/422/393
Worldometer (2020) Current World Population, 2020. Available at: https://www.worldometers.info/worldpopulation/ (Accessed: 20 November 2021).

