https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wocd/issue/feed Window of Community Dedication Journal 2022-10-26T07:09:08+00:00 Nurfardiansyah Burhanuddin nurfardiansyah.bur@umi.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Window of Community Dedication Journal </strong> Merupakan Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia dengan proses peer review, memiliki ISSN:-. Menerbitkan artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang Kesehatan, Pendidikan, Sosial, Pengembangan Sumberdaya Manusia, Teknologi Tepat Guna, Pertanian dan Hukum.</p> https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wocd/article/view/195-200 Optimalisasi Peran Keluarga, Kader Kesehatan dan Pemerintah Desa dalam Penerapan Protokol Kesehatan 3M Serta Pemanfaatan Terapi Herbal dalam Pencegahan Covid-19 2022-10-24T08:27:48+00:00 Wan Sulastri Emin wansulastriemin46@gmail.com Akbar Asfar akbar.asfar@umi.ac.id Sudarman sudarman.sudarman@umi.ac.id Brajakson Siokal brajakson.siokal@umi.ac.id Wa Ode Sri Asnaniar waode.sriasnaniar@umi.ac.id Samsualam samsualam.samsualam@umi.ac.id <p><em>The Covid-19 pandemic is currently a major health problem in every country. The high rate of spread and the number of deaths in various countries makes Covid-19 a problem that requires serious handling both in terms of treatment and in terms of its spread.</em> <em>To overcome the problem, education and socialization about the 5M health protocol need to be carried out, namely by keeping a distance, washing hands and wearing masks to the community with the aim that the community, especially the residents of Sanrobone Village, Takalar Regency, can understand the importance of implementing policies that have been set by the government and familiarize themselves with a new life. (New Normal).</em> <em>In addition to socializing the 5M movement, the public also needs to be given education regarding the use of herbal therapy. In the current situation of the Covid-19 pandemic, herbal products that have been proven to have antiviral, antitoxic and immunomodulator benefits (able to increase immunity) and can be considered as an effort to increase body resistance/immunity.</em> <em>After carrying out Community Service (PkM) activities facilitated by the Indonesian Muslim University Community Service Institute (LPkM UMI) regarding the 5M health protocol plus vaccination and the use of herbal medicines can increase public awareness of the importance of health protocols, especially the community in the Sanrobone Village area, Sanrobone</em><em> distric, Takalar.</em></p> 2022-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Window of Community Dedication Journal https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wocd/article/view/188 Edukasi Kelompok Kader tentang Gizi Seimbang dalam Rangka Pencegahan Stunting 2022-06-28T05:14:00+00:00 Arman armanidris@yahoo.co.id Sumiaty umy sumiaty.sumiaty@umi.ac.id <p>Penelitian menunjukkan anak (6-23 bulan) yang <em>Stunting</em> selain memilki tingkat IQ yang lebih rendah, mereka juga memiliki penilaian lebih rendah pada psikomotor. Kader posyandu dapat berperan dalam proses alih informasi dan keterampilan kesehatan kepada masyarakat.Kabupaten Maros merupakan salah satu Lokasi Fokus Intervensi Penurunan <em>Stunting</em> Terintegrasi Tahun 2021 dan Desa Pucak adalah salah satu desa pengabdian UMI. Tujuan PkM adalah meningkatkan pengetahuanKader posyandu tentang gizi seimbang dalam upaya pencegahan <em>Stunting</em>. Solusi yang ditawarkan adalah Peningkatan pengetahuan tentang <em>Stunting</em> dan gizi seimbang melalui metode ceramah dan pembagian Brosur. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM yaitu ceramah dan pembagian Brosur. Pelaksanaan Kegiatan PkM ini dilakukan tiga sesi yaitu 1)Pengisian pre test oleh Kader, 2)Pemberian Materi yaitu <em>Stunting</em>, Gizi Seimbang pada Balita dan Resep MP-ASI 6-24 Bulan, 3)Pengisian Post test oleh Kader. Kesimpulan bahwa edukasi tentang gizi seimbang dalam rangka pencegahan <em>Stunting</em> menunjukkan bahwa terjadi perubahan pengetahuan Kader dengan Mean atau rata-rata nilai posttest 9,3846 di mana lebih besar dari pada nilai pretest yaitu 8,2308. Diharapkan Kader dapat mengimplementasikan informasi yang diperoleh pada saat pelatihan kepada ibu baduta sehingga dapat mencegah terjadinya <em>Stunting</em> pada anaknya.</p> 2022-09-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Window of Community Dedication Journal https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wocd/article/view/2 Integrasi Kesehatan Melalui Peningkatan Kemandirian Kader Kampung Malawor Distrik Makbon Kabupaten Sorong 2022-06-04T05:12:19+00:00 Irfandi Rahman irfandirahman477@gmail.com Julya F Ratulohoren jevon070798@gmail.com Wahyuni Maria Prasetyo Hutomo yunihutomo92@gmail.com Prisilya Prety Ruhukail irfandirahman477@gmail.com Imam ahmadi imamahmadi8764@gmail.com Irtan Henderika Sikowai hendisambo28@gmail.com Yuliana Papuani Sikowai papuanisikowai@gmail.com Ivana Ribka Nasedum ivanaribkanasedum89@gmail.com <p>Kampung Malawor berdasarkan pengamatan yang dilakukan dalam survei awal menggambarkan kondisi kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Kampung Malawor telah memiliki Kader yang sudah mendapatkan pelatihan, namun dari sisi kuantitas, pelatihan yang dilakukan masih belum cukup untuk bisa mengetahui kualitas dan kompetensi dari Kader Kesehatan itu sendiri. Tujuan integritas kesehatan melalui peningkatan kemendirian kader kampung malawor. Metode Pemberdayaan yaitu dilaksanakan secara penuh dilapangan dengan memerhatikan dan mengacu pada protokol kesehatan selama masa Pandemi Covid-19, metode pelaksanaan yaitu: menyusul jadwal kegiatan, ceramah, tanyajawab, Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), pemeriksaan fisik dan Evaluasi akhir serta menggunakan LFA untuk megevaluasi keberasilan. Hasil program yang telah dilakukan pada bulan November sampai Desember pada 10 Ibu-ibu Kader Kesehatan sudah memahami edukasi dan pelatihan Pelatihan P3K, pemeriksaan fisik dan senam sehat. Kesimpulan para ibu kader kampung Malawor bisa mandiri khususnya dibidang kesehatan. Saran diharapkan ibu Kader sudah mengikuti pelatihan kesehatan, serta kelanjutannya kampung Malawor menjadi binaan STIKES Papua.</p> 2022-07-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Window of Community Dedication Journal https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wocd/article/view/227 Pogram Mind Body Intervention Spiritual Hipnoprenatal Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil 2022-06-30T05:39:10+00:00 Yusrah Taqiyah yusrah.taqiyah@umi.ac.id Fatma Jama fatma.jama@umi.ac.id <p>Perubahan fisiologis pada sistem homonal yang terjadi pada kehamilan akan memicu <em>mood swing</em>, yaitu kondisi emosi yang cenderung berubah-ubah.Selain itu, masalah psikologis yang sering menyerang ibu hamil adalah kecemasan. Dalam pelayanan di PKM yang diberikan hanya terfokus pada kesehatan fisik ibu hamil saja, sehingga rasa cemas, khawatir, dan stres sering terjadi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam mengatasi kecemasan setelah diberikan Penyuluhan dan Pelatihan Program <em>Mind Body Intervention</em> Spiritual hipnoprenatal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa ceramah, diskusi dan demonstrasi. Dengan jumlah sampel sebanyak 25 ibu hamil. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan dimana pengetahuan dan keterampilan ibu meningkat dalam mengatasi tingkat kecemasan selama hamil, Saran kepada pihak Puskesmas untuk tetap melanjutkan Kegiatan Program <em>Mind Body Intervention</em> Spiritual hipnoprenatal untuk mencegah dan mengatasi kecemasan pada ibu hamil.</p> 2022-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Window of Community Dedication Journal https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wocd/article/view/412 Peningkatan Kemampuan Komunikasi pada Pendamping Lapangan Penyakit Menular Seksual di Kota Makassar 2022-07-18T04:21:46+00:00 Fairus P. Idris fairusprihatin.idris@umi.ac.id Andi Asrina andi.asrina@umi.ac.id Yusriani yusriani.yusriani@umi.ac.id <p>One of the groups contributing to sexually transmitted infections (STIs) is homosexuals (gays,<br>waria, and male sex men/GWL) who behave in an unsafe manner and hide their risky status from<br>their sexual partners. GWL is said to be risky if they don't come out about their sexual<br>orientation and many GWLs are not caught or not joined by the community, so their presence is<br>difficult to detect. This service program aims to improve partners' Health Communication skills<br>and use of media in promoting Health related to changing GWL behavior through training and<br>practice. This activity is in the form of training with the participants being field outreach<br>workers from the Gaya Celebes Foundation, Makassar City. After the training, there was an<br>increase in the understanding and skills of field facilitators in communicating behavior change<br>to at-risk groups.</p> 2022-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wocd/article/view/787 Pemanfaatan Sumber Air Bersih Yang Sehat Bagi Masyarakat Di Desa Pucak Kec. Tompobulu, Kab. Maros 2022-10-01T04:02:51+00:00 Abd. Gafur abd.gafur@umi.ac.id Wardiah Hamzah wardiah.hamzah@umi.ac.id Nasruddin Syam nasruddinsyam@gmail.com <p><em>Dug wells are one of the sources of clean water used by the people of Pucak Village, Kec. Tompobulu, Kab. Maros Clean water is used for various daily activities. The quality of dug well water that does not meet the requirements will be a source of disease transmission. Problems faced by the community are the absence of clean water source sanitation inspections, interventions to clean water sources that are physically and bacteriologically ineligible and the lack of environmental health education related to clean water sources. The solutions offered are; (1) Inspection of environmental sanitation and quality inspection of clean water sources, (2) Interventions of clean water sources that do not meet health requirements by providing chlorine (Ca (ClO) 2) in well water, (3) Counseling environmental sanitation in relation to public health . Dug well sanitation inspection results show that there is a low risk of 6 (60%), moderate by 2 (20%), high by 1 (10%), very high by 1 (10%) of 10 wells. Physical quality, namely as many as 2 (20%) experienced turbidity, 1 (10%) that smelled and tastes. While the bacteriological quality showed that 6 (60%) of the samples taken did not meet the requirements. Provision of chlorine (Ca (ClO) 2) in community dug wells has improved water quality to become turbid, smelly and tasteless. Public health education provides knowledge and information on water and drinking water treatment. It is recommended that there be guidance and assistance to the community in managing clean water from puskesmas or universities</em></p> 2022-06-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Window of Community Dedication Journal