Pelatihan Pembuatan Teh Herbal Berbasis Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dan Pemasaran Digital Untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Remaja Di Kelurahan Manggala

Authors

  • Hasriwiani Habo Abbas Program studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Nuruh Husnah Prgram studi Kebidanan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • A.Rizki Amelia Ap Program studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Ilmi Kumaera Program studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Alifah Fauziah Program studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Ayunda Program studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/wocd.vi.2867

Keywords:

Herbal Tea, , Butterfly Pea Plower, Digital Martketing

Abstract

In the era of rapid digital advancement, new challenges have emerged related to adolescent behavior. High levels of internet use—exceeding five hours per day according to the 2022 APJII survey—indicate a pattern of gadget usage that is largely unproductive. This condition is closely linked to an increasingly sedentary lifestyle and a decline in youth participation in entrepreneurial activities, community engagement, and personal development. In addition, the abundance of butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L.) growing around residential areas in Kelurahan Manggala has not been fully utilized; most plants serve only as decorative ornamentals without further economic value. Therefore, this community service program aimed to empower adolescents by training them to produce butterfly pea herbal tea as a means to strengthen their economic independence.

The program employed lectures, hands-on practice, group discussions, and demonstrations. It was conducted on 18 October 2025 at the Pokja KB Office Hall in Kelurahan Manggala. The training on herbal tea production resulted in notable improvements, with participants’ knowledge increasing to 90% and skill levels rising to 80%. The training materials emphasized selecting high-quality flowers, proper drying techniques, and basic sanitation standards. Digital marketing training also showed significant gains, with knowledge improving to 90% and skills to 85%. This session focused on the use of social media platforms, branding strategies, and safe digital transaction practices. Overall, the program effectively enhanced adolescents’ competencies in producing butterfly pea herbal tea and applying digital marketing, thereby creating opportunities for the development of micro-enterprise initiatives based on local botanical resources.

References

(1). Biro Pusat Statistik (BPS), I. (2023) ‘Statistik Pemuda Indonesia 2023’, 21(1), pp. 1–412. Available at: http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484

(2). Wikepedia (2025) ‘Kelurahan Manggala’. Available https://id.wikipedia.org/wiki/Manggala,_Manggala,_Makassar.

(3). Dewi, N.P. and Maramis (2022) ‘Potensi Bunga Telang Sebagai Antioksidan dalam Produk Olahan Seduhan Teh Herbal’, AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(06), pp. 624–628.

(4). Aditya, S. et al. (2024) ‘Pembuatan Minuman Teh Herbal ”Jelang Tea” Sebagai Inspirasi Produk Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (Umkm) Kampung Siba Klasik Dan Sebagai Peningkat Immunitas Tubuh’, DedikasiMU : Journal of Community Service, 6(1), p. 87. Available at: https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v6i1.7495.

(5). Afiah, A., Syafriani, S. and Aprilla, N. (2024) ‘Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Bunga Telang dalam Upaya Pencegahan Diare pada Anak-anak’, Jurnal Medika: Medika, 3(2), pp. 167–173. Available at: https://doi.org/10.31004/1am9jv65.

(6). Akmal Hawari et al. (2023) ‘Sosialisasi Pembuatan Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Sebagai Minuman Kesehatan Bagi Masyarakat Di Desa Sumber Jaya’, Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 1(4), pp. 185–189. Available at: https://doi.org/10.61132/pandawa.v1i4.205.

(7). Ali Ikhwan et al. (2022) ‘Pemanfaatan Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea) sebagai Minuman Kesehatan dan Meningaktkan UMKM di Masa Pandemi Covid 19 kepada Masyarakat di Desa Simonis Kecamatan Aek Natas’, Jurnal Pendidikan Tambusai, 6, pp. 1–7.

(8). Anas, N. (2024) ‘Sosialisasi Pemanfaatan Kembang Telang ( Clitoria ternatea L . ) sebagai Minuman Herbal Masyarakat di Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan’, 8(1), pp. 238–243.

(9). Anisyah, L., Hasana, A.R. and Tindaon, S.L.V. (2022) ‘Pemberdayaan Kelompok Pkk Kelurahan Kauman Kota Malang Dalam Pemanfaatan Bunga Telang Sebagai Teh Herbal Di Masa Pandemi Covid 19’, SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(1), p. 175. Available at: https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i1.7321.

(10). Marpaung, A.M. 2020. “Tinjauan Manfaat Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) bagi Kesehatan Manusia.” Journal of Functional Food and Nutraceutical Vol. 1 No. 2 February 2020, hal 47-69.

(11). Ismail, M. et al. (2024) ‘PEMANFAATAN BUNGA TELANG SEBAGAI TEH HERBAL UNTUK pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional’, 8(5), pp. 1–10.

(12). Khairina, H. et al. (2021) ‘Edukasi Pembuatan Teh Bunga Telang (Clitoria ternatea) Di Desa Manik Maraja, Kec. Sidamanik, Kab. Simalungun Dalam Rangka Pengabdian Masyarakat’, BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 4(2), pp. 298–304. Available at: https://doi.org/10.30743/best.v4i2.4448.

(13). Kusumawati, D.E. and Putri, C.N. (2023) ‘Edukasi Dan Workshop Pemanfaatan Bunga Telang Menjadi Teh Antioksidan Pada Siswa Sdn Pedurungan Kidul 04 Semarang’, GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), pp. 128–132. Available at: https://doi.org/10.36082/gemakes.v3i2.1096.

(14). Muharsyaida, F. et al. (2025) ‘Edukasi Pembuatan Teh Celup Bunga Telang Dengan Penambahan Jahe Dan Serai Di Kelurahan Rawa Makmur RT 09 Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu’, 4(1), pp. 103–108.

(15). Nugraheningsih, G. and Saputro, Y.A. (2020) ‘Hasil Pengabdian Pada Masyarakat Pelatihan Senam Aerobik Untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani’, KoPeN: Konferensi Pendidikan, 2(1), pp. 108–111. Available at: http://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/Prosiding_KoPeN/article/view/1087%0Ahttps://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/Prosiding_KoPeN/article/download/1087/663.

(16). Peraten Pelawi, A.M. et al. (2024) ‘Implementasi Teh Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Upaya Menurunkan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Sepanjang Jaya Kecamatan Rawalumbu’, PROFICIO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6, pp. 86–92.

(17). Putri, D.U.P. and Baharza, N.S. (2023) ‘Pengaruh Konsumsi Teh Bunga Telang (Clitoria ternatea) Sebagai Alternatif Antioksidan Dan Booster Imunitas Pada Masa Pandemi Covid-19’, Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah Stikes Kendal, 13(1), pp. 109–118.

(18). Rahmawati, D. et al. (2025) ‘Optimalisasi Pemanfaatan Bunga Telang sebagai Produk Unggulan Desa Sumberwaru bersama Ibu PKK’, 10, pp. 141–149. Available at: https://doi.org/10.22441/jam.v10i2.30397.

(19). Rinaldi, D. et al. (2024) ‘Pemanfaatan Bunga Telang Sebagai Minuman Kesehatan Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi di Kelurahan Pagesangan’, 03(09), pp. 1141–1151.

(20) Yudiastama, E.S., Handayani, S. and Wirawan (2023) ‘Karakteristik Teh Celup Herbal Kajian Proporsi Bunga Telang (Clitoria ternatea L) dan Batang Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Aktivitas Antioksidan, Kadar Air, pH, Warna, dan Organoleptik’, Jurnal Teknologi Pangan, 17(2), pp. 29–41.

(21). Faridy, N. et al. (2022) ‘Pelatihan Pembuatan Teh Celup Bunga Telang Sebagai Suplemen Daya Tahan Tubuh’, DedikasiMU : Journal of Community Service, 4(3), p. 297. Available at: https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v4i3.4200.

(22). Februyani, N., Azmi, A.R. and Huda, N. (2023) ‘Peningkatan Inovasi Pemanfaatan Bunga Telang Sebagai Bahan Dasar Olahan Makanan dan Minuman oleh Masyarakat Desa Krangkong Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro’, Journal of Research Applications in Community Service, 2(2), pp. 37–42. Available at: https://doi.org/10.32665/jarcoms.v2i2.1397.

(23). Ginaris, R.P. et al. (2024) ‘Pendampingan Pembuatan Teh Bunga Telang dan Permen Jelly Sereh Wangi sebagai Terapi Diabetes’, 1(3), pp. 15–19.

(24). Herlina and Luky Dharmayanti (2024) ‘Pembuatan Minuman Kesehatan (Healthy Drink) dari Seduhan Teh Bunga Telang Kombinasi Jeruk Kalamansi di SMAN 1 Bengkulu Tengah’, Jurnal Pengabdian, 3(1), pp. 7–14. Available at: https://doi.org/10.58222/jp.v3i1.368.

(25). (APJII), A.P.J.I.I. (2022) ‘APJII Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang’, Acta Diurna, pp. 1–15. Available at: https://www.apjii.or.id/.

Published

04/10/2026

Issue

Section

Articles