Edukasi Masyarakat Dalam Meningkatkan Pemahaman Tentang Jarak Ideal Sumber Air Bersih dan Septic Tank di Dusun Raja-Raja Gowa 2025

Authors

  • Tzasa Avrilia Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/wocd.vi.2828

Keywords:

Air bersih; Septic tank; Edukasi.

Abstract

Pencemaran sumber air bersih akibat jarak yang terlalu dekat dengan septic tank merupakan salah satu faktor risiko utama dalam penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Pengetahuan masyarakat yang masih terbatas menjadi tantangan dalam upaya pencegahan pencemaran air. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun Raja-Raja, Kabupaten Gowa, mengenai bahaya penggunaan sumber air bersih yang berdekatan dengan septic tank serta cara-cara pencegahannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan secara langsung dan pembagian media cetak berupa poster dan leaflet. Penyuluhan dilaksanakan pada tahun 2025 dengan melibatkan sebanyak 7 orang peserta dari masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga setelah mengikuti penyuluhan, terutama terkait bahaya kontaminasi air bersih akibat septic tank yang terlalu dekat serta tindakan preventif yang dapat dilakukan, seperti menjaga jarak ideal antara keduanya. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan Dusun Raja-Raja.

References

(1) Sa'adah, N., Prasidya, D. A., Aniriani, G. W., & Sulistiono, E. (2023). Pengaruh Jarak Septic Tank Penduduk Daerah Sempadan Sungai Kaliotik Kabupaten Lamongan Terhadap Kualitas Air Sungai. Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 15(2), 155-158.

(2) Putri, N. W., & Ardiningrum, A. (2025). Sumber Air Bersih, Jamban, Sampah dan Sarana Pembuangan Air Limbah di Permukiman Kumuh Kota Padang. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, 6(1), 59-69.

(3) Dotulung, V. L., Kaseke, M. M., & Tahulending, J. M. (2025). Hubungan Antara Jarak Jamban dengan Sumur dan Keberadaan Escherichia coli dalam Air Tanah: Studi Cross-Sectional di Kota Manado. Jurnal Promotif Preventif, 8(3), 692-698.

(4) Tyas, W. M., & Pawestri, A. Y. (2024). Peningkatan Kesehatan Lingkungan Sekolah Melalui Pengadaan Sanitasi Dasar Toilet. Monsu’ani Tano Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(1), 56-67.

(5) Syaputri, M. D., Krismawan, D. A., & Manao, A. K. (2024). Membangun Kota Sehat: Upaya Pemerintah Kota Surabaya Dalam Mencapai Target Open Defecation Free (ODF). Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 9(1), 41-64.

(6) Oktarina D, Wihendra R, Rizki AP. Penyuluhan Tentang Konstruksi Septic Tank Yang Baik Dan Benar. Japma. 2021;1(2):67–71.

(7) Nurul Aida N. Pengaruh Jarak Tangki Septik Terhadap Adanya Pencemaran Bakteri Pada Air Sumur Gali: Sebuah Tinjauan Literature. J Kesehat Tambusai. 2024;5(2):4299–307.

(8) Aulia A, Muslim FO, Faradisha J. Penyuluhan Perilaku Bersih dan Sehat (PHBS) di Tempat Kerja di Lingkungan Mayarakat di Kelurahan Gunung Pangilun Kota Padang. J Pengabdi Ilmu Kesehat. 2022;1(2):43–8.

Published

2026-01-21

Issue

Section

Articles