Edukasi Masyarkat Menerapkan Perilaku Bersih Dengan Memanfaatkan Limbah Buah Menjadi Desinfektan
DOI:
https://doi.org/10.33096/wocd.vi.2794Keywords:
limbah buah, perilaku bersih, desinfektanAbstract
Limbah buah, seperti kulit jeruk dan nanas, sering menjadi sumber penyakit seperti diare karena mengundang lalat pembawa kuman. Namun, limbah ini dapat diolah menjadi ekoenzim, yaitu disinfektan alami yang efektif untuk membersihkan perabotan rumah tangga, jendela, dan lantai, serta dapat digunakan sebagai pupuk cair untuk tanaman. Sebuah kegiatan pengabdian masyarakat yang melibatkan 20 anggota PKK menggunakan metode edukasi dan demonstrasi untuk mengajarkan pemanfaatan ini. Hasilnya sangat positif, terbukti dari peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan setelah kegiatan. Pemahaman tentang: perilaku bersih meningkat dari 50% menjadi 87%, pengolahan limbah meningkat dari 40% menjadi 90%, bahaya pembersih kimia: meningkat dari 25% menjadi 85%. Kegiatan ini berhasil menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah buah menjadi ekoenzim merupakan solusi praktis untuk mengelola sampah sekaligus mempromosikan gaya hidup bersih dan sehat tanpa bahan kimia berbahaya.
References
Amir, N. et al. (2023) ‘Counseling on the Utilization of Fruit Waste as an Alternative to Liquid Organic Fertilizer in the Tangga Takat Village, District of Seberang Ulu II, Palembang City’, Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 3(2), pp. 14–17.
Kamalia M.Zaman & Muhamadiah (2021) Kesehatan Lingkungan Perspektif Kesehatan Masyarakat. Surabaya: CV. Global Aksara Press.
Mugitsah, A. (2021) The Amazing Eco-Enzyme. Ubah Sampah Jadi Berkah.
Saleh, M. et al. (2024) ‘The Determinants of Rural Community Participation in Waste Bank: An Approach Using the Theory of Planned Behavior’, Al-Sihah: The Public Health Science Journal, pp. 51–59.
Tuhumury Novianty C, Debby A J Selanno, Arielno Sahalessy, R. J. W. (2024) ‘Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Kulit Buah Pisang Bagi Jemaat Gereja Sumber Kasih Kota Ambon’, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPKMN), 6 (3)(Edisi Juli-September 2025), pp. 3979–3985.

