Edukasi Tentang Etika dalam Teknologi Komunikasi dan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa SMAN 13 Maros

Authors

  • Sartika 1Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Sani Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/wocd.v4i1.1784

Keywords:

etika, internet, remaja

Abstract

Era digitalisasi dan perkembangan teknologi dengan pesat khususnya internet menyebabkan keterbukaan
komunikasi tanpa mengenal batasan ruang dan waktu. Interaksi digital yang terjadi antargender, dan antar golongan
sosial lainnya, dapat menceritakan segala informasi tanpa batas.. Semua interaksi digital di media sosial dapat
memunculkan persoalan-persoalan etika, artinya dalam ruang digital ini, akan berinteraksi, dan berkomunikasi
dengan berbagai perbedaan kultural tersebut, sehingga sangat mungkin pertemuan secara global tersebut akan
menciptakan standar baru tentang etika. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada remaja
tentang etika dalam tekonologi komunikasi dan meningkatkan skill berpikir kritis dengan menggunakan metode
ceramah. Kegiatan dihadiri oleh 30 siswa SMAN 13 Maros. Kegiatan pengabdian Masyarakat berupa edukasi model
ceramah pada siswa -siswi SMAN 13 Maros terlaksana dengan baik dan menghasilkan peningkatan pengetahuan
tentang etika dalam teknologi dan kemampuan berpikir kritis sebesar 55,4%. Diharapkan kegiatan edukasi dan
pelatihan dengan tema peningkatan skill dan kemampuan berpikir siswa dapat terlaksana secara rutin dan
mendapatkan dukungan dari sekolah

References

(1) Adam, H. (2022). Telaah Penggunaan Literasi Kesehatan Digital Pada Mahasiswa Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi. Jurnal KESMAS, 11(2), 46–50.Pendidikan, K.,

& Kebudayaan, K. (2018). Remaja, Literasi, Dan Penguatan Karakter. 0401, 1–45.

(2) Prasanti, D. (2018). Health Information of Literation as Prevention Processes of Hoax

Information in the Use of Traditional Medicine in Digital Era (Literasi Informasi Kesehatan

sebagai Upaya Pencegahan Informasi Hoax dalam Penggunaan Obat Tradisional di Era Digital).

Journal Pekommas, 3(1), 45. https://doi.org/10.30818/jpkm.2018.2030105

(3) Pratomo, I. P., Priyonugroho, G., Ramdhani, A., & Gandana, R. S. (2021). Konsekuensi

Disinformasi Medis di Era Literasi Kesehatan Digital terhadap Integritas Bangsa Indonesia.

Jurnal Etika Kedokteran Indonesia (JEKI), 5(1), 21–31. https://doi.org/10.26880/jeki.v5i1.53

Published

2023-06-30

Issue

Section

Articles