Hubungan Riwayat Inisiasi Menyusu Dini dengan Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa

Authors

  • Mira Umayya Peminatan Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesa
  • Fairus Prihatin Idris Peminatan Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesa
  • Andi Asrina Peminatan Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesa

DOI:

https://doi.org/10.33096/woph.v2i3.270

Keywords:

Inisiasi menyusui dini, ASI eksklusif, Bayi

Abstract

Menyusui sejak dini mempunyai dampak positif baik bagi ibu maupun bayi. Bagi bayi, air susu ibu mempunyai peran penting untuk menunjang pertumbuhan, kesehatan, dan kelangsungan hidup karena ASI kaya dengan zat gizi dan antibodi. ASI mengandung sel darah putih, protein, dan zat kekebalan yang cocok untuk bayi. Perilaku menyusui pada ibu dapat mengurangi morbiditas dan mortalitas karena proses menyusui akan merangsang kontraksi uterus sehingga mengurangi perdarahan setelah melahirkan. Pola pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Gowa tahun 2018 menunjukkan sebanyak 13.051 jumlah bayi baru lahir yang mendapatkan inisiasi menyusu dini sebanyak 12.671. Bayi dengan usia <6 bulan sebanyak 10.232 bayi, dari angka tersebut hanya (72%) yang mendapatkan ASI eksklusif. Pada tahun 2019, jumlah bayi yang mendapat ASI eksklusif dari umur 0 – 5 bulan sebanyak 10.362 bayi, dari hasil tersebut hanya (83.30%) yang mendapat ASI eksklusif. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemberian ASI eksklusif dari (72%) menjadi (83.30%), namun hasil tersebut belum menunjukkan angka 100% pelaksanaan IMD dan pemberian ASI eksklusif di Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 ibu yang mempunyai anak usia 6-12 bulan dari total populasi sebanyak 138. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling dimana penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner kemudian di kumpulkan dan diolah secara manual dengan menggunkan SPSS. Terdapat hubungan antara riwayat inisiasi menyusu dini dengan pemberian ASI eksklsuif dengan nilai p value = 0.040<0.05. Diharapkan Puskesmas Bajeng dapat memberikan informasi serta penjelasan yang lebih luas sehingga tahapan-tahapan IMD dapat dilakukan dengan benar.

Published

2022-07-03

Issue

Section

Articles