https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/issue/feed Window of Public Health Journal 2021-08-01T02:14:56+00:00 Septiyanti jurnalfkmumi@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Window of Public Health Journal</strong> merupakan jurnal kesehatan masyarakat yang mempublikasi karya ilmiah di bidang kesehatan, yaitu penelitian di bidang epidemiologi, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan, manajemen rumah sakit, serta bidang promosi kesehatan. Jurnal ini pertama kali didirikan sejak tahun 2020 oleh Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Window of Public Health Journal diterbitkan pada bulan Juni, Agustus, Oktober, Desember, Februari, dan April.</p> https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/95 Pengaruh Knowledge Management Terhadap Kolaborasi Tenaga Kesehatan pada Manajemen Puskesmas di Sulawesi Selatan 2021-07-06T09:08:14+00:00 Ismah Syakirah Syakirah.ismah98@gmail.com Arman Idris armanidris@yahoo.co.id A. Mansur Sulolipu amsulolipu@gmail.com <p><em>Knowledge Management</em> (KM) atau manajemen pengetahuan sangat diperlukan untuk masyarakat Indonesia yang begitu banyak populasinya yaitu sampai mencapai angka 268 juta jiwa <em>(Badan Pusat Statistik 2019)</em>. Apabila pengembangan sumber daya manusia dikelola dengan baik, maka akan menjadi bonus demografi. Sebaliknya, apabila sumber daya manusia tidak dikelola dengan baik akan menjadi bencana demografi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh <em>knowledge management </em>terhadap kolaborasi tenaga kesehatan pada manajemen puskesmas di Sulawesi Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian Eksperimen: <em>posttest only control design</em>, yaitu dengan membandingkan kelompok pertama yang diberi perlakuan (kelas eksperimen) dan kelompok kedua yang tidak mendapat perlakuan (kelas kontrol). Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas adalah <em>Knowledge Management</em> sedangkan variabel terikatnya adalah Kolaborasi. Penelitian ini menggunakan kelompok intervensi dengan model pembelajaran strategi <em>Expeiental Learning</em> dan kelompok kedua sebagai kelompok kontrol dengan <em>Direct Learning.</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>Knowledge management</em> sosialisasi tidak berpengaruh terhadap kolaborasi. <em>Knowledge management</em> eksternalisasi tidak berpengaruh terhadap kolaborasi. <em>Knowledge management</em> kombinasi tidak berpengaruh terhadap kolaborasi dan <em>Knowledge management </em>internalisasi tidak berpengaruh terhadap kolaborasi tenaga Kesehatan di puskesmas. Kesimpulan Penelitian ini di ukur menggunakan kelompok intervesi dan kontrol yang menunjukkan bahwasanya <em>Knowledge management</em>tidak signifikan terhadap kolaborasi. Lebih lanjut kedua kelas tersebut, baik kelas intervensi maupun kelas kontrol melakukan kolaborasi di Puskesmas. Karena hasil menunjukkan tidak ada perbedaan atau pengaruh baik kelompok intervensi maupun kelompok kontrol, keduanya harus melakukan lokakaryamini puskesmas.</p> 2021-07-06T09:04:17+00:00 Copyright (c) 2021 Ismah Syakirah, Arman Idris, A. Mansur Sulolipu https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/104 Analisis Dampak Beban Kerja Terhadap Kecelakaan Kerja pada Pekerja Bagian Produksi Beton di PT. Varia Usaha Beton Kota Makassar 2021-07-07T02:13:50+00:00 A. Nur Azisah Sujasmin andinurazisah98@gmail.com Suharni A. Fachrin suharniandifachrin@gmail.com Ulfa Sulaeman ulfacahichen@gmail.com <p>Beban kerja yang tinggi sehingga risiko kecelakaan kerja yang dihadapi oleh para pekerja juga tinggi. Beton Siap Pakai (BSP) merupakan salah satu bagian operasional dari PT. Varia Usaha Beton yang mempunyai tugas untuk memproduksi dan mengirim beton yang digunakan dalam pembangunan sebuah proyek. Setiap karyawan yang terlibat dalam proses produksi harus menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa helm, sarung tangan, masker dan sepatu boot. Sedangkan untuk proses pengiriman beton dengan menggunakan <em>truck mixer</em> setiap hari diadakan pengecekan kondisi truck. Tentu saja beban kerja yang ditanggung karyawan pada Beton Siap Pakai tergolong berat karena mereka harus bisa memenuhi pesanan beton untuk sebuah proyek, tingginya permintaan pengiriman beton tidak selalu bisa dipenuhi tepat waktu karena kapasitas produksi serta pengiriman dengan menggunakan <em>truck mixer </em>terbatas. Kondisi seperti ini dapat menimbulkan stres kerja bagi karyawan yang tentunya akan berdampak pada kinerja karyawan. Tujuan dari dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui&nbsp; dampak beban kerja terhadap kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi beton di PT. Varia Usaha Beton Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penilitian ini adalah penilitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan <em>Cross Sectional Study</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di bagian produksi beton PT.Varia Usaha Beton Kota Makassar dengan teknik <em>total sampling </em>yaitu sebanyak 32 responden yang ada dibagian produksi beton. Data dianalisis yang menggunakan uji <em>chi square</em>. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa variabel yang berhubungan secara signifikan antara beban kerja dengan kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi beton PT. Varia Usaha Beton Kota Makassar (p=0,000). Diharapkan kepada pihak PT. Varia Usaha Beton Kota Makassar agar lebih ketat pengawasan keselamatan dan kesehatan kerja dengan diberi pengarahan tentang alat pelindung diri pada saat bekerja guna mengurangi angka kecelakan kerja yang ada dibagian produksi beton. Tujuan dari dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui&nbsp; dampak beban kerja terhadap kecelakaan kerja pada pekerja bagian produksi beton di PT. Varia Usaha Beton Kota Makassar Tahun 2020.</p> 2021-07-07T02:13:11+00:00 Copyright (c) 2021 A. Nur Azisah Sujasmin, Suharni A. Fachrin , Ulfa Sulaeman https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/117 Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Home Care di Puskesmas Antang Perumnas Kota Makassar 2021-07-08T07:38:54+00:00 Utari Dwi Pratiwi Utaripratiwi25des@gmail.com Ella Andayanie Ella_andayanie@gmail.com Arni Rizqiani Rusydi arni_mars@yahoo.com <p>Pelaksanaan Pelayanan <em>Home Care</em> dimulai sejak tahun 2016 yang salah satunya merupakan puskesmas Antang Makassar. Banyaknya keluhan masyarakat yang tidak memperoleh pelayanan kesehatan yang baik, karena masih adanya masalah dalam pelayanan kesehatan yang tidak merata sehingga perlu dilakukan evaluasi, dimana evaluasi adalah salah satu proses yang sistematis, dimana yang terdiri dari input, proses dan output.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Evaluasi pelaksanaan pelayanan <em>Home Care</em> di puskesmas Antang Perumnas Tahun 2020 . penelitian ini mengunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode <em>indepth interview </em>dimana pengumpulan datanya adalah wawancara , observasi dan juga berdasarkan dokumen dari Home Care Puskesmas Antang Perumnas.Hasil penelitian menunjukkan penilaian home care berdasarkan <em>Input</em> (Masukan) yang mendukung dan dibutuhkan dalam mengevaluasi pelaksanaann pelayanan <em>home care</em> antara lain tenaga kesehatan yang perlu menambahkan jumlah petugas, sarana dan prasarana yang mesti dilengkapkan terkait obat-obatan dan handsenitezer untuk petugas,penilaian home care berdasarkan Proses merupakan pelaksanaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan capai tujuan yang telah ditetapkan melalui&nbsp; perorganisasian, komunikasi, kopetensi, pencatatan dan pelaporan dalam pelaksanaan pelayanan <em>home care </em>serta <em>Output</em> (keluaran) merupakan perlunya peningkatan pencapaian dalam pelaksanaan pelayanan <em>home care </em>sebelumnya.</p> 2021-07-08T07:38:09+00:00 Copyright (c) 2021 Utari Dwi Pratiwi, Ella Andayanie, Arni Rizqiani Rusydi https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/130 Pengaruh Edukasi Tentang Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera) Terhadap Perilaku Ibu Hamil Anemia Di Puskesmas Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Tahun 2020 2021-07-16T07:43:27+00:00 Irdayanti Desy Firmalia irdaidf@gmail.com Yusriani yusriani.yusriani@umi.ac.id Andi Asrina rinatibrisi@yahoo.com <p>Kurangnya pengetahuan masyarakat menganai manfaat daun kelor (<em>Moringa Oleifera</em>) dan sikap ibu hamil yang masih memiliki kepercayaan apabila mengkonsumsi daun kelor maka akan mengakibatkan <em>Gatta kelorrang</em> yang artinya pada saat ibu melahirkan akan mengakibatkan susahnya persalinan tersebut dikarenakan geta yang di sebabkan oleh daun kelor (<em>Moringa Oleifera</em>). Hal ini perlunya edukasi kepada masyarakat terutama bagi ibu hamil mengenai pemanfaatan daun kelor (<em>Moringa Oleifera</em>). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang pemanfaatan&nbsp; (<em>moringa oleifera</em>) daun kelor terhadap perilaku ibu hamil yang menderita anemia. Penelitian ini menggunakan kuantitatif&nbsp; dengan pendekatan <em>quasi experiment design</em> (<em>pre test dan post test dengan control group design</em>) yaitu penelitian yang melibatkan dua kelompok subjek yang di uji <em>pre test</em> dan <em>post testnya</em> satu kelompok di berikan edukasi pemanfaatn (<em>moringa oleifera) </em>daun kelor berupa video dan yang satunya di beri edukasi brosur. Dari hasil penelitian di peroleh bahwa hasil analisis dengan menggunakan <em>uji Wilcoxon</em> terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pada kelompok perlakuan (p≤0.001) antara sebelum dan sesudah edukasi menggunakan video. Kelompok kontrol juga menunjukkan ada perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah intervensi brosur. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh media video dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil, sedangkan media brosur di dirasa kurang efektif dan diharapkan untuk peneliti selanjutnya agar dapat menambahkan faktor-faktor yang mengenai pemanfaatan daun kelor <em>Moringa Oleifera</em>).</p> 2021-07-16T07:42:39+00:00 Copyright (c) 2021 Irdayanti Desy Firmalia, Yusriani, Andi Asrina https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/247 Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Minat Kembali Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Batara Siang Kabupaten Pangkep 2021-07-16T22:35:04+00:00 Faradiba Syaifuddin faradibasyaifuddin@gmail.com Rizki Amelia kikiarizkiamelia@yahoo.co.id <p>Kualitas pelayanan kesehatan adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan dan sesuai dengan standart dan kode etik profesi. Semakin tinggi tingkat kepuasan pasien menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit semakin baik. Jika pasien puas dengan pelayanan yang diberikan rumah sakit, maka akan semakin tinggi minat kunjung ulang pasien. Maka dari itu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan minat kembali pasien rawat inap di rumah sakit umum daerah Batara Siang Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan <em>c</em><em>r</em><em>oss</em> <em>sectional</em> <em>study.</em> Populasi dalam penilitian ini adalah seluruh pasien rawat inap kunjungan lama di rumah sakit Batara Siang Pangkep sebanyak 1412 orang. Besar sampel yang digunakan adalah 93 responden. Data diperoleh menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan kuesioner dan yang kembali dan terisi dengan benar hanya 62 kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji <em>chi square </em>dengan tingkat kemaknaan ρ &lt; 0,05. Hubungan Keandalan <em>(Reliability),</em> Hubungan Daya Tanggap <em>(Responsiveness),</em> Hubungan Empati <em>(Emphaty),</em> Hubungan Bukti Fisik <em>(Tangible)</em> Terhadap Minat Berkunjung kembali di Ruang Rawat Inap RSUD Batara Siang Pangkep menunjukan bahwa ada hubungan beberapa variabel diatas terhadap Minat Berkunjung kembali di Ruang Rawat Inap RSUD Batara Siang Pangkep, kecuali dari variabel Hubungan Jaminan <em>(Assurance)</em> menunjukkan bahwa jaminan tidak berhubungan secara signifikan dengan minat kembali di Ruang Inap RSUD Batara Siang Pangkep. Saran dalam penelitian ini adalah kepada Rumah Sakit serta tenaga kesehatan (dokter, perawat, bidan) agar mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan agar pasien puas dengan pelayanan.</p> 2021-07-16T22:34:16+00:00 Copyright (c) 2021 Faradiba Syaifuddin, Rizki Amelia https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/237 Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Motivasi Perawat dengan Penerapan Patient Safety Di RSUD Labuang Baji Makassar 2021-07-22T07:35:07+00:00 Nurul Al Rahmi rahmilatif28@gmail.com Reza Aril Ahri reza.ahri@gmail.com Ella Andayani ella_andayani@gmail.com <p>Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) di instalasi rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar pada tahun 2019 ditemukan sebesar 6,5% KTD infeksi jarum infus (<em>phlebitis)</em>, salah pemberian obat 1,5% dan beberapa kasus&nbsp; pasien jatuh. Insiden tersebut menunjukkan budaya keselamatan pasien di RSUD Labuang Baji Makassar dalam kategori baik namun tindakan pelayanan kesehatan terhadap keselamatan pasien masih butuh peningkatan pengetahuan dan motivasi perawat terhadap penerapan <em>patient safety</em>. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, motivasi, dan sikap perawat terhadap program <em>patient safety </em>di RSUD Labuang Baji Makassaar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan<em> cross sectional </em>yang dilaksanakan di RSUD Labuang Baji Makassar pada bulan Juni – Agustus 2020<em>. </em>Sampel penelitian berjumlah 156 orang dari total populasi perawat berjumlah 255 orang yang diperoleh dengan cara <em>non-probability sampling</em> dengan metode <em>purposive sampling.</em> Analisis bivariat dilakukan dengan uji statistik <em>Chi-Square</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan dengan penerapan <em>patient safety</em> (<em>p </em>= 0.144). Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel sikap dan motivasi dengan penerapan <em>patient savety</em> yakni nilai <em>p</em> masing-masing sebesar 0,000. Sikap dan motivasi memengaruhi penerapan <em>patient savety </em>oleh perawat. Jika sikap dan motivasi perawat baik, maka penerapan <em>patient safety</em> dapat dilaksanakan dengan baik. &nbsp;Adapun saran peneliti terkait penelitian ini ialah bagi perawat agar meningkatkan pengetahuan <em>patient safety </em>dengan mengikuti seminar dan pelatihan, meningkatkan motivasinya untuk menerapkan <em>patient safety, </em>dan lebih berhati-hati dalam menangani pasien.</p> 2021-07-22T07:34:12+00:00 Copyright (c) 2021 Nurul Al Rahmi, Reza Aril Ahri, Ella Andayani https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/235 Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Menular Seksual pada Nelayan di TPI Paotere Makassar 2021-07-22T13:14:10+00:00 Nurul Islamiyah ogaladewa@gmail.com Fatmah Afrianty Gobel zjr54868@zzrgg.com Muhammad Ikhtiar ikhtiarkesling@gmail.com <p>Dalam bidang profesi pelayaran kita mengenal kelompok pekerja nelayan yaitu mereka yang berlayar. dalam waktu yang lama sehingga mereka tidak bertemu &nbsp;pasangannya dalam jangkauan waktu yang cukup lama sehingga kebutuhan biologisnya tidak terpenuhi. Keadaan yang dialami nelayan tersebut berpotensi melakukan atau mencari pekerja seks komersial (PSK) untuk memenuhi kebutuhan biologisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan Penyakit Menular Seksual pada nelayan di TPI Paotere Makassar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode pendekatan analitik dengan rancangan <em>cross sectional</em>. Jumlah populasi sebanyak 120 nelayan dengan menggunakan rumus Lemeshow diperoleh menjadi 65 sampel.&nbsp; Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik <em>Chi-Square</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel lama bekerja dan lama berlayar terhadap perilaku pencegahan penyakit menular seksual karena masing-masing variabel tersebut memiliki nilai p di bawah nilai α=0,05. Hasil uji statistik antara hubungan kedua variabel tersebut dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual adalah lama bekerja (<em>p-value </em>= 0,031) dan lama berlayar (<em>p-value </em>=0,001). Sedangkan tidak ditemukan hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual (<em>p-value </em>=0,771). Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan lama bekerja dan lama belayar dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual pada nelayan, serta ditemukan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit menular seksual pada nelayan.</p> 2021-07-22T13:13:36+00:00 Copyright (c) 2021 Nurul Islamiyah, Fatmah Afrianty Gobel, Muhammad Ikhtiar https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/202 Pengaruh Sosial Budaya dan Sosial Ekonomi Terhadap Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Puskesmas Ponrang Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu 2021-07-24T11:33:22+00:00 Nurul Rahmayanty nurulfatriafattah@gmail.com Nurmiati Muchlis nurmi_marsfkm@yahoo.com Nurfardiansyah Bur nurfardiansyah.bur@gmail.com <p>Pemanfaatan posyandu merupakan salah satu usaha pendekatan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan primer, semakin tinggi masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, semakin meningkatkan derajat kesehatan di masyarakat. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosial budaya dan sosial ekonomi terhadap pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Ponrang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei analitik. Penelitian ini dilakukan di Posyandu Lansia Desa Mario wilayah kerja Puskesmas Ponrang Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer dengan 40 sampel lansia. Pengumpulan data yang digunakan untuk mendapatkan data/informasi yaitu dengan&nbsp; metode daftar pertanyaan atau kuesioner. Data diolah secara komputerisasi dengan menggunakan <em>SPSS 26.0 For Windows</em> yang dianalisis kemudian menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan <em>p-value </em>(0,095&gt;0,05), kepercayaan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan lansia dengan <em>p-value</em> (0,072&gt;0,05), kebiasaan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan <em>p-value </em>(0,710&gt;0,05), pendapatan tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan <em>p-value </em>(0,281&gt;0,05), dan pengeluaran tidak berpengaruh terhadap pemanfaatan posyandu dengan <em>p-value </em>(0,068&gt;0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah semua variabel yakni sosial budaya dan sosial ekonomi tidak ada berpengaruh terhadap pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Ponrang. Saran penelitian adalah diharapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain mengenai pemanfaatan posyandu dengan metode analisis yang berbeda seperti kualitatif.</p> 2021-07-24T11:32:43+00:00 Copyright (c) 2021 Nurul Rahmayanty, Nurmiati Muchlis, Nurfardiansyah Bur https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/woph/article/view/191 Gambaran Pemberian Air Susu Ibu Pada Masyarakat Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa 2021-08-01T02:14:56+00:00 Rahmawati Rumalean rrumalean1@gmail.com Andi Asrina rinatibrisi@yahoo.com Fairus Prihatin Idris fairus.p.idris@gmail.com <p>Masalah utama dalam pemberian ASI adalah yaitu berupa adanya Mitos/kepercayaan dan kebiasaan sebagian masyarakat dalam pemberian ASI. Adapun mitos/kepercayaan masyarakat bahwa payudara kecil dapat menyebabkan produksi ASI berkurang sedang kebiasaan masyarakat yang sering memberikan makanan/minuman lain selain ASI kepada bayi yakni madu dan kopi.. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam tentang mitos dan kepercayaan masyarkat dalam pemberian ASI di Kecamatan Bajeng. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kuasi kualitatif yang merupakan penggunaan teori yang dimungkinkan sebagai alat peneliti dalam menemuka masalah pada masyarkat dalam memberikan ASI di Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa tahun 2020 dengan wawancara mendalam (indepth Interview) dan observasi secara terus menerus selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian Menjukan bahwa menunjukan bahwa pemberian ASI tidak dilakukan secara langsung dan baik pada masyarakat kecamatan bajeng dikarenakan adanya kepercayaan yang ada pada masyarakat yakni mitos terkait ukuran payudara yang kecil dapat membuat produksi ASI berkurang sehingga pemberian ASI diganti dengan pemberian susu formula, sedangkan kebiasaan pada masyarkat yang memberikan makanan preakteal kepada bayi yakni madu dan kopi dengan alasan saran dari mertua atau tradisi keluarga sehingga pemberian makanan preaktel dilakukan, selain itu kurangnya percaya diri ibu dalam memberikan ASI dan kurangnya dukungan kelurga terhadap ibu sehingga pemberian ASI tidak dilakukan dengan baik. Di harapkan pada peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain mengenai pemberian ASI.</p> 2021-08-01T02:14:05+00:00 Copyright (c) 2021 Rahmawati Rumalean, Andi Asrina, Fairus Prihatin Idris