Hubungan Pola Konsumsi dengan Aktivitas Fisik pada Wanita Usia Subur di Kabupaten Bulukumba

  • Yuliana Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Sumiaty Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Septiyanti Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Sitti Patimah Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Surahman Batara Peminatan Administasi Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Pola konsumsi, aktivitas fisik, wanita usia subur

Abstract

Dalam melakukan aktivitas fisik, otot membutuhkan energi diluar metabolisme untuk bergerak. Tubuh manusia mendapatkan energi dari hasil pembakaran karbohidrat, protein, dan lemak. Namun, apabila terjadi ketidakseimbangan energi, maka akan menimbulkan masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi dengan aktivitas fisik pada wanita usia subur di Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ialah wanita usia subur (WUS) yang ada di RT 002, Kelurahan Caile, Kabupaten Bulukumba. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 109 orang berusia 15-49 tahun yang dipilih sesuai kriteria inklusif dan ekslusif. Metode analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat                    (uji chi square). Dari hasil penelitian diperoleh bahwa responden sering mengonsumsi sumber karbohidrat (76,1%), protein (77,0%), dan lemak (78,0%). Sedangkan,  fastfood (83,1%) jarang dikonsumsi oleh responden dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah (78,0%). Sementara itu, hasil analisis bivariat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan antara pola konsumsi sumber karbohidrat (p=1,000>0,05), protein (p=0,843>0,05), dan lemak (p=0,976>0,05) dengan aktivitas fisik pada WUS di Kabupaten Bulukumba.  Namun, terdapat hubungan antara pola konsusmsi fastfood (0,020<0,05) dengan aktivitas fisik pada WUS di Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa tingkat keseringan seseorang dalam mengonsumsi karbohidrat, protein, dan lemak tidak mampu membuktikan adanya hubungan yang signifikan dengan aktivitas fisik pada WUS di Kabupaten Bulukumba. Meskipun begitu, disarankan agar sekiranya WUS tetap  memperhatikan pola hidup dengan menjaga keseimbangan antara makanan yang dikonsumsi dan aktivitas fisik seperti berolahraga agar mampu mencegah terjadinya penyakit degeneratif.

Author Biographies

Yuliana, Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Sumiaty, Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Septiyanti, Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Sitti Patimah, Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Andi Surahman Batara, Peminatan Administasi Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Peminatan Administrasi Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Published
2021-05-07
How to Cite
Yuliana, Sumiaty, Septiyanti, Sitti Patimah, & Andi Surahman Batara. (2021). Hubungan Pola Konsumsi dengan Aktivitas Fisik pada Wanita Usia Subur di Kabupaten Bulukumba. Window of Public Health Journal, 1(6), 661-671. https://doi.org/10.33096/woph.v1i6.269
Section
Articles