Analisis Faktor Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Buruh Pelabuhan Soekarno-Hatta Kota Makassar

Authors

  • Mila Karmila Universitas Muslim Indonesia
  • Fairus Prihatin Idris Universitas Muslim Indonesia
  • Yuliati Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/woph.v4i6.105

Keywords:

Nyeri punggung, Sikap, Indeks Massa Tubuh, Beban kerja

Abstract

Low Back Pain (LBP) adalah suatu sindroma nyeri yang terjadi pada daerah punggung bawah dan merupakan work related musculoskeletal disorders. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada buruh dikantor koperasi tenaga kerja bongkar muat( TKBM)pelabuhan soekarno-hatta kota makassar. Penelitian Ini Merupakan Penelitian Kuantitatif Dengan Menggunakan Metode Cross Sectional dengan jumlah sampel sebanyak 54 sampel. Pengambilan sampel dengan cara total sampling.Analisis Data dilakukan dengan cara univariat dan Bivariat dengan menggunakan Uji Chi-Square. Hasil Penelitian menyatakan terdapat hubungan antara nyeri punggung bawah ( low back pain .)) dengan sikap kerja leher dengan nilai p = 0,03 karena nilai > 0,05, tidak terdapat hubungan antara sikap kerja punggung dengan punggung bawah ( low back pain ) dengan nilai p = 0,732 karena nilai > 0,05, tidak terdapat hubungan antara sikap kerja kaki dengan nyeri punggung bawah ( low back pain ) dengan nilai p = 0,439 karena nilai > 0,05 tidak terdapat hubungan antara sikap kerja lengan atas dengan punggung bawah ( low back pain ) dengan nilai p = 0,512 karena nilai > 0,05, tidak terdapat hubungan antara sikap kerja lengan bawah dengan nyeri punggung bawah ( low back pain ) karena nilai p= 0,261 karena nilai > 0,05, tidak ada hubungan antara sikap kerja dan keluhan nyeri punggung bawah ( low back pain ) karena nilai p = 0,512 karena nilai > 0,05. Saran dari penelitian ini diharapkan kepada pimpinan untuk memberikan batasan umur pekerja sehingga mengurangi kejadian nyeri punggung bawah.

References

R. F. Nugraha, T. Respati, and A. Rachmi, “Faktor Risiko Nyeri Punggung Bawah pada Ibu Rumah Tangga Risk Factors of Low Back Pain in Housewife,” vol. 2, no. 2, pp. 35–38, 2020.

P. S. Harahap, R. Marisdayana, and M. Al Hudri, “Faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Low Back Pain (LBP) pada pekerja pengrajin batik tulis di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi Tahun 2018,” Ris. Inf. Kesehat., vol. 7, no. 2, p. 147, 2019, doi: 10.30644/rik.v7i2.157.

R. Aulia, R. Ginanjar, and A. Fathimah, “Analisis Risiko Ergonomi Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Pekerja Konveksi Di Kelurahan Kebon Pedes Kota Bogor Tahun 2018,” Promotor, vol. 2, no. 4, p. 301, 2019, doi: 10.32832/pro.v2i4.2243.

F. Bilondatu, “Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Low Back Pain pada Operator PT. Terminal Petikemas Makassar,” Univ. Hasanuddin Makassar, pp. 1–131, 2018.

Nurindasari, “Gambaran Kejadian Low Back Pain Pada Pegawai Rektorat Uin Alauddin Makassar,” Fak. Kedokt. Dan Ilmu Kesehat. Uin Alauddin Makassar, pp. 26–27, 2016.

A. P. Tubagus, D. V. D. Doda, and H. I. S. Wungouw, “Hubungan Tingkat Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Mengguna-kan Rapid Entire Body Assessment (REBA) dengan Keluhan MSDs pada Residen Ilmu Bedah,” J. Biomedik, vol. 10, no. 3, p. 168, 2018, doi: 10.35790/jbm.10.3.2018.21982.

Lina, “ANALISIS PENILAIAN TINGKAT RISIKO ERGONOMI PADA PEKERJA KONSTRUKSI PROYEK RUKO GRAHA DEPOK,” Ekp, vol. 13, no. 3, pp. 1576–1580, 2015.

I. D. A. A. I. D. P. Dewi, “Gambaran Kejadian Low Back Pain (LBP) Pada Tenaga Angkut Sampah DKP Kota Denpasar,” Univ. Udayana Denpasar, 2016.

Suparyanto dan Rosad (2015, “Hubungan Tingkat Risiko Ergonomi Dan Beban Angkut Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (Msds) Pada Pabrik Pemotongan Kayu X Mranggen, Demak,” Suparyanto dan Rosad (2015, vol. 5, no. 3, pp. 248–253, 2020.

P. Anggraika, “Hubungan Posisi Duduk Dengan Kejadian Low Back Pain (Lbp) Pada Pegawai Stikes,” J. ’Aisyiyah Med., vol. 4, pp. 1–10, 2019, doi: 10.36729/jam.v4i1.227.

Awaluddin et al., “Hubungan Beban Kerja dan Sikap Kerja dengan Keluhan Low Back Pain pada Pekerja Rumah Jahit Akhwat Makassar,” Jkmm, vol. 2, no. 1, pp. 25–32, 2019.

A. SIRAJUDIN, “Hubungan Manual Material Handling Dan Faktor-Faktor Lain Dengan Kejadian Low Back Pain (Lbp) Pada Nelayan Di Kelurahan Kangkung Kecamatan Bumi Waras Bandar Lampung,” Skripsi, 2017.

F. A. N. Erwin Rinaldi1, Wasisto Utomo2, “HUBUNGAN POSISI KERJA PADA PEKERJA INDUSTRI BATU BATA DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN,” Progr. Stud. Ilmu Keperawatan Univ., vol. 2, no. 34, pp. 129–152, 2015, doi: 10.12816/0027279.

P. Strajhar et al., “HUBUNGAN ANTARA LAMA MENGEMUDI DENGAN TERJADINYA NYERI PUNGGUNG BAWAH MIOGENIK PADA SOPIR BUS DI TERMINAL TIRTONADI,” Nat. Methods, vol. 7, no. 6, p. 2016, 2016, [Online]. Available: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26849997%0Ahttp://doi.wiley.com/10.1111/jne.12374.

A. Wahab, “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Nelayan Di Desa Batu Karas Kecamatan Cijulang Pangandaran,” Biomedika, vol. 11, no. 1, p. 35, 2019, doi: 10.23917/biomedika.v11i1.7599.

W. E. Saputra, “Gambaran Kejadian Nyeri Punggung Bawah pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar,” pp. 1–108, 2012, [Online]. Available: file:///D:/DOKUMEN/Arsip KULIAH/SEMESTER 7/Nyeri punggung bawah/Nyeri bongkar muat pelabuhan.pdf.

Published

2023-12-30

How to Cite

Karmila, M., Fairus Prihatin Idris, & Yuliati. (2023). Analisis Faktor Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Buruh Pelabuhan Soekarno-Hatta Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 4(6), 1065–1077. https://doi.org/10.33096/woph.v4i6.105

Issue

Section

Articles