Karakteristik Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Biru Kabupaten Bone

Authors

  • Maya Astika Puteri Peminatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Arman Peminatan Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Fatmah Afrianty Gobel Peminatan Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Nur Ulmy Mahmud Peminatan Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Mansur Sididi Peminatan Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/woph.v4i4.1003

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu aspek dari kehidupan masyarakat mutu hidup, produktifitas tenaga kerja, angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada bayi dan anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh Informasi tentang Karakteristik Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Biru Kabupaten Bone. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 80 ibu yang memiliki anak berusia 0-5 Tahun. Teknik pengambilan sampel yaitu Metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 ibu yang memiliki anak berusia 0-5 Tahun sebanyak. Hasil penelitian diperoleh bahwa kriteria umur penderita diare diperoleh hasil bahwa kelompok umur pada balita yang paling banyak terkena diare adalah >1 tahun sebanyak 68 Balita (85%), berdasarkan kriteria jenis kelamin penderita diare diperolah hasil bahwa laki-laki lebih banyak terkena diare dibanding perempuan yakni sebanyak 42 Balita (52,5 %), berdasarkan kriteria pemberian ASI Eksklusif penderita diare diperolah hasil bahwa lebih banyak yang diberikan ASI Eksklusif dibanding yang tidak yakni sebanyak 57 Balita (71,3 %), berdasarkan kriteria jenis kunjungan penderita diare diperolah hasil bahwa lebih banyak kunjungan baru dibanding kunjungan lama yakni sebanyak 52 Balita (65 %), berdasarkan kriteria diagnosa penderita diare diperolah hasil bahwa diare akut lebih banyak terkena diare dibanding diare berdarah yakni sebanyak 78 orang (97,5%), dan berdasarkan kriteria waktu kejadian penderita diare diperolah hasil bahwa lebih banyak terjadi antara bulan Juli hingga desember  yakni sebanyak 49 Balita  (61,3 %) di Puskesmas Biru Kabupaten Bone Tahun 2022. Diharapkan kepada Petugas Kesehatan Merekap data harian, bulanan maupun tahunan dengan lengkap dengan pengisisan yang mudah dibaca, serta menyimpan di tempat yang aman dan disimpan dengan rapi dan teratur agar tidak ada data yang hilang dan mudah didapatkan ketika data tersebut dibutuhkan. Jika perlu, hasil rekapan juga disimpan dalam bentuk soft file di komputer.

References

Firmansyah YW, Ramadhansyah MF, Fuadi MF, Nurjazuli N. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Pada Balita. KOSALA J Ilmu Kesehat. 2020;40(1):1–6.

Ramadhan A. Analisis Intensitas Kebisingan Penyebab Risiko Noise Induced Hearing Loss di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Analysis of Noise Intensity Causing Noise Induced Hearing Loss Pendahuluan Bandara Internasional Juanda Surabaya , usaha NIHL ). Para p. 2019;3(2):166–73.

Vernanda SG, Savira M, Anggraini D. Karakteristik Pada Balita Diare dengan Infeksi Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC) di Puskesmas Rawat Inap Kota Pekanbaru. J Chem Inf Model. 2016;2(1):1689–99.

Syahroni SZS, Souvriyanti E, Arifandi F. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif dan Asi Non Eksklusif Terhadap Kejadian Diare Pada Anak Usia 0-24 Bulan. Cerdika J Ilm Indones. 2022;2(10):864–73.

Rahmawati A. Pemberian Asi Eksklusif dan Status Gizi Serta Hubunganya Puskesmas Juntinyuat. J Kesehat. 2019;10(1):105–14.

Sutomo O, Sukaedah E, Iswanti T. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Cibadak Kabupaten Lebak Tahun 2019. J Med (Media Inf Kesehatan). 2020;7(2):403–10.

Athena, Cahyorini. Hubungan Variabilitas Iklim (Curah Hujan, Suhu, Dan Kelembaban) Dengan Kejadian Diare Di Kota Denpasar, Provinsi Bali. J Ekol Kesehat. 2016;15(3):167–78.

Maisarah Rasyidah U. Diare Sebagai Konsekuensi Buruknya Sanitasi Lingkungan. KELUWIH J Kesehat dan Kedokt [Internet]. 2019;1(1):31–6. Available from: https://doi.org/10.24123/jkkd.v1i1.19http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jkkd

Rimbawati Y, Surahman A. Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita. J ’Aisyiyah Med. 2019;4:189–98.

Published

2023-08-30

How to Cite

Puteri, M. A., Arman, Fatmah Afrianty Gobel, Nur Ulmy Mahmud, & Mansur Sididi. (2023). Karakteristik Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Biru Kabupaten Bone . Window of Public Health Journal, 4(4), 709–717. https://doi.org/10.33096/woph.v4i4.1003

Issue

Section

Articles