Gambaran Penggunaan Kosmetik Krim Wajah Dengan Kejadian Iritasi Kulit Pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019

Authors

  • Indah Ayu Lestari Peminatan Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Septiyanti Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Sumiaty Peminatan Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33096/woph.v3i5.167

Keywords:

Kosmetik, Krim wajah, Frekuensi, Durasi, Iritasi

Abstract

Iritasi pada kulit adalah reaksi yang dapat menimbulkan kerusakan kulit, disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan sediaan kosmetik. Udayana Dhermato Venerology yang memperlihatkan bahwa 27,2% dari 59 orang pengguna kosmetik mengalami dermatitis iritan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan kosmetik krim wajah dengan kejadian iritasi kulit pada mahasiswi FKM UMI Angkatan 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi FKM UMI angkatan 2019 sebanyak 239 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 148 responden. distribusi gambaran penggunaan kosmetik krim wajah dengan kejadian iritasi kulit pada mahasiswi FKM UMI angkatan 2019 yang mengalami iritasi kulit sebanyak 62 (41,8%) responden. Metode analisis data menggunakan Univariat dengan uji Crosstabs pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian diperoleh bahwa distribusi gambaran frekuensi penggunaan kosmetik krim wajah dengan kejadian iritasi kulit pada mahasiswi FKM UMI angkatan 2019 menunjukkan frekuensi penggunaan kosmetik krim wajah 1 kali sehari yang mengalami iritasi kulit sebanyak 11 (26,8%) responden dan frekuensi ≥2 kali sehari yang mengalami iritasi kulit sebanyak 51 (47,7%) responden. Distribusi gambaran durasi penggunaan kosmetik krim wajah dengan kejadian iritasi kulit pada mahasiswi FKM UMI angkatan 2019 menunjukkan durasi < 6 Bulan yang mengalami iritasi kulit sebanyak 46 (48,9%) responden dan durasi ≥ 6 Bulan yang mengalami iritasi kulit sebanyak 16 (29,6%) responden. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan penelitian ini secara luas, dapat menggunakan variabel yang berbeda sehingga hasilnya lebih signifikan.

Published

2022-10-30

How to Cite

Lestari, I. A., Septiyanti, & Sumiaty. (2022). Gambaran Penggunaan Kosmetik Krim Wajah Dengan Kejadian Iritasi Kulit Pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2019. Window of Public Health Journal, 3(5), 877–888. https://doi.org/10.33096/woph.v3i5.167

Issue

Section

Articles