Kontaminasi Bakteri Eschericia Coli pada Botol Susu Balita dengan Kejadian Diare pada Balita

  • Andi Sani Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Manado
  • Sartika Sartika Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Inka Anugrah Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
Keywords: Diare, botol susu, balita, diarrhea, milk bottle, toddler

Abstract

Kasus diare terus meningkat di Kota Makassar sebanyak 23.334 kasus ditahun 2016. Balita menjadi kelompok yang rentan terhadap diare. Penelitian ini bertujuan mengetahui kontaminasi bakteri Escherichia coli pada botol susu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain cross sectional study. Populasi adalah seluruh balita yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa. Sampel adalah balita yang memakai botol susu yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling, sebanyak 72 anak balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak dapat melihat hubungan Escherichia coli pada botol dikarenakan seluruh sampe terdapat Escherichia coli dan tidak memenuhi  syarat,  sedangkan pada proses  pencucian (p=0.007), penyimpanan botol (p=0.041), menyiapkan botol (p=0.100), penyediaan air bersih (p=0.904), kebiasaan cuci tangan pakai sabun (p=0.229). Kesimpulan dari penelitian bahwa tidak dapat melihat perbandingan Escherichia coli pada botol susu dikarenakan seluruh sample terdapat bakteri E.coli. Terdapat hubungan yang signifikan antara pencucian dan  menyiapkan botol susu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar Tahun 2018. Penelitian ini menyarankan agar para ibu atau wali anak lebih memperhatikan cara pencucian botol susu dan  penyiapan botol susu.

Diarrhea cases continue to increase in Makassar City as many as 23,334 cases in 2016. Toddlers are a group that is vulnerable to diarrhea. This study aims to determine the contamination of Escherichia coli bacteria in milk bottles with the incidence of diarrhea in infants in the working area of ​​Kaluku Bodoa Public Health Center Makassar City in 2018. The type of research used was observational with a cross sectional study design. The population is all children under five in the working area of ​​Kaluku Bodoa Health Center. Samples are toddlers who use milk bottles selected using proportional random sampling technique, as many as 72 children under five. The results showed that there was no relationship between Escherichia coli on the bottle because all Escherichia coli was present and did not meet the requirements, whereas in the washing process (p = 0.007), storage of bottles (p = 0.041), preparing bottles (p = 0.100), provision clean water (p = 0.904), handwashing habits with soap (p = 0.229). The conclusion from the study that can not see the comparison of Escherichia coli in milk bottles because all samples contained E.coli bacteria. There is a significant relationship between washing and preparing milk bottles with the incidence of diarrhea in infants in the working area of ​​the Kaluku Bodoa Public Health Center Makassar City in 2018. This study suggests that mothers or guardians of children pay more attention to how to wash bottles and prepare milk bottles.

Published
2020-04-14
How to Cite
Sani, A., Sartika, S., & Anugrah, I. (2020). Kontaminasi Bakteri Eschericia Coli pada Botol Susu Balita dengan Kejadian Diare pada Balita. Window of Public Health Journal, 22-30. https://doi.org/10.33096/woph.vi.38
Section
Articles