Window of Nursing Journal https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won <p><strong>Window of Nursing Journal: </strong>is a publication of scientific work in the field of health in a broad sense such as medical surgical nursing, community health nursing, emergency and trauma nursing, family nursing, fundamental of nursing, gerontological nursing, manajemen in nursing, maternity nursing, mental health nursing, pediatric nursing, etc. In addition, the Journal was first established since 2020 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Public Health University Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Window of Health : published on June and December <strong>.</strong></p> Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI en-US Window of Nursing Journal 2721-3994 Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Penerapan Protokol Kesehatan 3M pada Remaja https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/33 <p><em> </em><em>Coronavirus</em> merupakan salah satu kelompok penyakit yang membahayakan karena dapat menular virus ke masyarakat. Penyebab penularan virus tersebut dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan yang masih belum diterapkan, disebabkan rendahnya pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan penerapan protokol kesehatan 3M pada remaja di Kel.Tancung Kec.Tanasitolo Kab.Wajo. Desain penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif bersifat observasional dengan pendekatan <em>cross sectional</em>. Adapun pengambilan sampel ialah dengan menggunakan teknik <em>simple random sampling</em> dengan besar sampel 57 responden. Uji hubungan menggunakan uji <em>chi-square</em> diperoleh nilai p = 0.000, dimana nilai p lebih kecil dari nilai α = 0.05. Hasil penelitian adalah tingkat pengetahuan baik remaja sebanyak 47 orang atau (62.5%), sikap positif pada remaja sebanyak 46 orang atau (63.2%) dan pada penerapan protokol kesehatan 3M pada remaja cukup sebanyak 54 atau (94.7%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan penerapan protokol kesehatan 3M dengan nilai p pada hubungan 0.000, dimana nilai p&lt;α, maka H<sub>1</sub> diterima. Adapun saran dari peneliti yaitu diharapkan kepada remaja untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 3M seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak.</p> Nurfitri Akbar Asfar Rahmawati Ramli Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 1 9 Hubungan Letak Lesi dengan Fungsi Kognitif pada Penderita Stroke https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/189 <p>Stroke meningkatkan risiko untuk mengalami penurunan fungsi kognitif sebanyak 3 kali, sehingga merupakan efek yang terjadi pada pasien stroke. Kognitif adalah suatu proses berpikir yaitu kemampuan inidividu untuk menghubungkan menilai dan mempertimbangkan masalah atau percakapan. Kognitif dapat diatur oleh letak lesi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengatahui apakah ada hubungan antara letak lesi dengan fungsi kognitif pada pasien stroke di Stroke Center RSKD Dadi Sulawesi Selatan.Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif desain observasional analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional</em><em>. </em>Adapun penentuan sampel dilakukan dengan teknik <em>total sampling</em> dengan besar sampel sebanyak 48 responden. Uji hubungan dengan menggunakan uji statistik <em>Chi-Square</em>. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat hubungan antara letak lesi dengan fungsi kognitif (<em>p = 0,008)</em>. Kesimpulan dari penelitian ini adalah letak lesi pada pasien stroke yang paling banyak didapat dengan letak lesi hemisfer kiri sebanyak 38 orang. Diharapkan adanya penelitian yang lebih mengenai skor MMSE dengan fungsi kognitif sehingga dapat diketahui seberapa besar pengaruh fungsi kognitif terhadap kulitas hidup pasien stroke. Perlu dilakukan penelitian selanjutnya dengan moteode lain dan sampel yang lebih banyak agar mendapatkan hasil yang akurat.</p> Yutia Ferianti Yunus Padu Safruddin Brajakson Siokal Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 19 27 Efektifitas Guided Imagery dan Slow Deep Breathing terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/158 <p>Hipertensi merupakan penyakit peningkatan tekanan darah diatas nilai normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas guided imagery dan slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi. Desain penelitian quasy experimental dengan rancangan two group pretes-posttest dengan teknik purposive sampling, besar sampel 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok guided imagery dan kelompok slow deep breathing. Setiap kelompok mendapatkan perlakuan selama 15 menit dilakukan sehari sekali selama tiga hari, instrument penelitian menggunakan spygmomanometer aneroid. Analisis data dengan menggunakan uji paired t-test dan uji two sample independent t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guided imagery efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi dengan signifikasi (p=0,000). Slow deep breathing juga efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita hipertensi dengan signifikasi (p=0,000). Namun tidak ada perbedaan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik sesudah pemberian guided imagery dan slow deep breathing dengan signifikasi p=0,297 (sistolik) dan p=0,597 (diastolik).Kesimpulan menunjukkan guided imagery dan slow deep breathing sama-sama efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi namun tidak ada perbedaan keefektifan terhadap penurunan tekanan darah sesudah perlakuan guided imagery dan slow deep breathing. Guided imagery dan slow deep breathing dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologi.</p> Rindiani Safruddin Akbar Asfar Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 66 74 Pengaruh Supervisi Keperawatan, Insentif dan Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja pada Perawat https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/41 <p>Perawat sebagai sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan keperawatan akan merasakan pekerjaannya dengan cara masing-masing yang bersifat subjektif, seperti senang atau puas akan pekerjaannya. Ada tiga faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat antara lain faktor intrapersonal atau faktor individu, interpersonal berkaitan dengan faktor pelaksanaan asuhan keperawatan dan ekstrapersonal atau faktor organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui pengaruh supervisi keperawatan, insentif dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pada perawat di RSUD Kota Baubau, serta untuk mengetahui pengaruh faktor apakah yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan kerja perawat. Penelitian ini adalah penelitian asosiatif kausal dengan metode kuantitatif dengan menggunakan uji <em>regresi linier berganda</em>. Sampel penelitian ini berjumlah 58 responden dengan teknik sensus atau sampel jenuh. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara supervisi keperawatan terhadap kepuasan kerja signifikansi (0,046 &lt; 0,05), ada pengaruh antara insentif terhadap kepuasan kerja signifikansi (0,037 &lt; 0,05), tidak ada pengaruh antara motivasi terhadap kepuasan kerja signifikansi (0,305 &gt; 0,05), secara simultan ada pengaruh antara supervisi keperawatan, insentif dan motivasi terhadap kepuasan kerja signifikansi (0,021 &lt; 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Supervisi Keperawatan berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja pada perawat di RSUD Kota Baubau. Insentif berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja pada perawat di RSUD Kota Baubau. Motivasi Kerja tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja pada perawat di RSUD Kota Baubau. Supervisi Keperawatan, Insentif dan Motivasi Kerja secara simultan berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja pada perawat di RSUD Kota Baubau. Pengaruh faktor yang paling dominan adalah Insentif, hal ini karena hanya Insentif yang mempunyai pengaruh terbesar dari variabel lainnya.</p> <p> </p> Aynun Jariah Samsualam Tutik Agustini Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 49 56 Pengetahuan dan Sikap Masyarakat dalam Menerapkan Kepatuhan Protokol Pencegahan Covid-19 https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/463 <p class="s19"><span class="s11">Pengetahuan tentang penyakit Covid-19 merupakan hal yang sangat penting agar tidak menimbulkan peningkatan jumlah kasus penyakit. Pengetahuan seseorang memiliki landasan untuk menentukan pilihan sikap yang harus dilakukan. Kepatuhan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku masyarakat dalam menggunakan masker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan protokol pencegahan Covid-19 Pada Masyarakat diwilayah Kelurahan Baru Kota Luwuk. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan besar sampel 100 orang. Uji hubungan dilakukan dengan menggunakan uji statistik analisis univariat dan bivariat, hasil uji chi-square dikatakan bermakna bila nilai p adalah &lt;0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap kepatuhan protokol pencegahan covid-19 (p=0,0001), ada hubungan antara sikap terhadap kepatuhan protokol pencegahan covid-19 (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan terhadap kepatuhan protokol pencegahan covid-19 dan ada hubungan antara sikap terhadap kepatuhan protokol pencegahan covid-19. Oleh karena itu, diharapkan agar tetap memperhatikan aspek kepatuhan masyarakat mengurangi kasus tambahan covid-19</span><span class="s11">. </span></p> <p class="s19"> </p> Syafutri Reski Wanti Laguni Wa Ode Sri Asnaniar Sudarman Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 91 100 Faktor Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Perawat di IGD dan ICU https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/36 <p>Penggunaan alat pelindung diri merupakan salah satu pengendalian bagi perawat untuk menghindari potensi bahaya saat memberi asuhan keperawatan. Namun pada kenyataannya tidak semua perawat menggunakan alat pelindung diri saat melakukan tindakan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penggunaan APD pada perawat di IGD dan ICU RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan <em>cross-sectional. </em>Sampel penelitian ini berjumlah 38 responden dengan teknik <em>total sampling</em>. Instrument penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji statistik <em>chi-square.</em> Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk hasil analisis antara pengetahuan dengan patuhan penggunakan APD yaitu ρ <em>value</em> = 1.000. Untuk sikap dengan patuhan penggunakan APD memiliki nilai ρ <em>value</em> = 0.391. Selanjutnya untuk ketersediaan APD dengan patuhan penggunakan APD memiliki nilai ρ <em>value</em> = 0.964. Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dan ketersediaan APD dengan kepatuhan penggunaa APD pada perawat di IGD dan ICU RSUD Tenriawaru Kabupaten Bone. Untuk penelitian selanjutkan diharapkan dapat melakukan penelitin terkait variabel lain yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang.</p> Nuzulia Ramadhani Syarfan Sudarman Suhermi Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 10 18 Karakteristik Individu dan Kinerja Pelayanan dengan Loyalitas Pasien Rawat Jalan https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/210 <p>Karakteristik individu adalah ciri khas atau sifat khusus yang dimiliki seseorang karyawan yang dapat menjadikan dirinya memiliki kemampuan yang berbeda dengan orang lain untuk mempertahankan dan memperbaiki kerja didalam organisasinya. Penilitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui hubungan krakteristik individu dan kinerja pelayanan dengan loyalitas pasien rawat jalan di Poliklinik RS Pelamonia Tk II kota Makassar. penelitian ini adalah penelitian deskritif analitik dengan pendekatan <em>cross sectional</em><em>. </em>Sampel penilitian ini berjumalah 50 responden dengan teknik <em>stratified sampling</em> atau <em>stratified random sampling</em>. Instrument penilitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik <em>Chi-Squar.</em> Hasil penilitian ini menunjukan bahwa hasil analisis antara umur dan loyalitas pasien rawat ini didapatkan nilai <em>p-value</em> sebesar 0,003 &gt; 0,05, pendidikan dan loyalitas pasien rawat ini didapatkan nilai <em>p-value</em> sebesar 0,002 &gt; 0,05, penghasilan dan loyalitas pasien rawat ini didapatkan nilai <em>p-value</em> sebesar 0,012 &gt; 0,05, penanggung biaya dan loyalitas pasien rawat ini didapatkan nilai <em>p-value</em> sebesar 0,011 &gt; 0,05, jarak tempat tinggal dan loyalitas pasien rawat ini didapatkan nilai <em>p-value</em> sebesar 0,019 &gt; 0,05, kinerja pelayanan dan loyalitas pasien rawat ini didapatkan nilai <em>p-value</em> sebesar 0,037 &gt; 0,05. Kesimpulan dari penilitian ini Karakteristik individu dan Kinerja pelayanan memiliki hubungan yang signfikan dengan loyalitas pasien rawat jalan di Poliklinik RS TK II Pelamonia Kota Makassar.</p> Ona Ariyani Umaternate Wa Ode Sri Asnaniar Samsualam Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 75 82 Efektifitas Terapi Relaksasi Otot Progresif Sebagai Self Care Menurunkan Stres Selama Pandemi COVID-19 pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Muslim Indonesia https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/180 <p>Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan pada berbagai aktivitas masyarakat untuk mencegahan penyebarannya. Di Indonesia termasuk Sulawesi-Selatan mengalami peningkatan kasus positif dan kematian akibat COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tingkat stres pada mahasiswa keperawatan selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan pre test post test with control group design. Sampel dalam penelitian ini melibatkan 30 orang mahasiswa aktif program studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, yang dibagi secara purposive sampling ke dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen <br />(mendapatkan terapi relaksasi otot progresif). Pengukuran tingkat stres menggunakan kuesioner DASS-14 yang <br />dilakukan sebelum perlakuan, 1 minggu, dan 2 minggu setelah perlakuan. Penelitian ini dilakukan di Universitas <br />Muslim Indonesia. Uji analisa yang digunakan adalah Uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi <br />relaksasi otot progresif selama 2 minggu (p = 0,067) tidak efektif. Kesimpulan rata-rata tingkat stres sebelum <br />dilakukan intervensi relaksasi otot progresif pada kelompok kontrol dan eksperimen adalah 13,67 orang. Peningkatan tingkat stres sebesar 26 orang dan penurunan tingkat stres sebesar 16 orang, rata-rata tingkat stres setelah dilakukan intervensi relaksasi otot progresif pada kelompok kontrol dan eksperimen adalah 13,67 orang. Peningkatan tingkat stres sebesar 11 orang dan penurunan tingkat stres sebesar 19 orang. Terapi relaksasi otot progresif tidak efektif sebagai self care menurunkan stres mahasiswa keperawatan universitas muslim indonesia. Bagi penelitian selanjutnya agar menggunakan populasi penelitian yang berbeda dengan penelitian ini, misalnya pada mahasiswa kedokteran, mahasiswa kedokteran gigi, mahasiswa farmasi, atau program studi lainnya</p> Ina Arliana Sari Wa Ode Sri Asnaniar Safruddin Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 28 36 Pengaruh Shift Kerja terhadap Stres Kerja Perawat Instalasi Rawat Inap Isolasi https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/92 <p><em>Shift </em>kerja merupakan sumber utama dari stres kerja bagi tenaga kesehatan terutama pada perawat. Dampak kinerja yang timbul dari <em>shift </em>kerja mengakibatkan menurunnya kemampuan mental pekerja yang bisa mempengaruhi kinerja serta produktivitas dalam bekerja. Stres kerja merupakan suatu keadaan ketegangan yang menciptakan adanya ketidakseimbangan fisik dan psikis, yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seorang pegawai. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara <em>shift </em>kerja terhadap stres kerja perawat di instalasi rawat inap isolasi di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makasar. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif <em>survey</em> <em>analitik</em> dengan pendekatan <em>cross-sectional study. </em>Pengambilan sampel dilakukan tehnik <em>convenience sampling</em> dengan besar sampel sebanyak 60 responden. Uji analisis untuk mengukur pengaruh dengan menggunakan uji statistik Regresi Linear Sederhana. Hasil penelitian menujukan bahwa dari 60 responden yang bekerja di <em>shift </em>pagi dengan stres tinggi sebanyak 25 orang (92,6%), shift siang dengan stres tinggi sebanyak 2 orang (9,5%) dan <em>shift </em>malam dengan stres tinggi sebanyak 6 orang (50%). Dari hasil uji regresi linear sederhana didapatkan hasil t hitung sebesar 4,054 sedangkan t tabel 2,001 berarti nilai t hitung &gt; t tabel, serta dapat dibuktikan dengan nilai signifikan 0,000 &lt; 0,05 artinya ada pengaruh yang signifikan antara <em>shift </em>kerja terhadap stres kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pada sistem <em>shift </em>yang digunakan terdiri dari 3 kelompok <em>shift </em>yaitu, <em>shift </em>pagi, <em>shift </em>siang dan <em>shift </em>malam yang dirotasikan setiap 2 minggu. Adapun <em>shift </em>kerja yang mengalami stres kerja lebih tinggi terjadi pada <em>shift </em>pagi dibandingkan pada <em>shift </em>lainnya dikarenakan beban kerja yang berlebih.</p> Andi Masty Amirah Samsualam Tutik Agustini Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 57 65 Dukungan Keluarga pada Self Care Anak Usia Pra Sekolah https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/482 <p>Anak pra sekolah adalah anak berusia 3-5 tahun yang memiliki berbagai macam potensi perkembangan motorik merupakan proses perkembangan kontrol gerak tubuh melalui koordinasi aktivitas saraf pusat, saraf terapi, dan otot. Perkembangan motorik akan berkembang pesat dari 50% menjadi 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan penilaian dengan <em>self care </em>pada anak usia pra sekolah di Desa Matantengin Kec.Pulau Makian Provinsi Maluku Utara.&nbsp; Penilitian ini merupakan penelitian korelasi dengan desain <em>cross sectional</em>.&nbsp; Sampel penelitian ini berjumlah 40 responden dengan Teknik <em>total sampling,</em> instrument penelitian ini mengunakan kuesioner. Analisis dat mengunakan uji <em>Chi-Square</em>. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil analisis hubungan dukungan informasional, hubungan dukunagn emosional, hubungan dukungan instrumental, hubungan dukungan penilaian dengan <em>self care </em>pada anak usia pra sekolah memiliki nilai Signifikan = 0,002 (<em>sig= </em>0.002&lt;0.005). kesimpulan dari penelitian ini ke empat fungsi dukungan keluarga terdapat ada hubungan dukungan dengan <em>self care </em>anak usia pra sekolah di Desa Matantengin Kec.Pulau Makian Provinsi Maluku Utara.</p> <p>&nbsp;</p> Hariyati R Abd Kadir Sunarti Rizqy Iftitah Alam Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 101 107 Pengaruh Senam Ergonomik terhadap Skala Nyeri dan Rentang Gerak pada Lansia Rheumatoid Arthritis https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/38 <p><span class="s11">Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami Rheumatoid Arthritis (RA) yaitu peradangan sendi yang diakibatkan oleh gangguan autoimun atau gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan penurunan kelenturan (fleksibilitas) bahkan dapat menyebabkan kerusakan sendi yang progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan skala nyeri dan peningkatan rentang gerak lansia yang mengalami Rheumatoid Arthritis di wilayah kerja puskesmas Panincong Kabupaten Soppeng. &nbsp;Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design quasy eksperimen dengan menggunakan 15 responden kelompok intervensi yang dilakukan senam ergonomik dan 15 responden kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi. Uji perbandingan menggunakan uji</span><span class="s21"> Wilcoxon </span><span class="s11">Kesimpulan dari </span><span class="s11">penelitian</span><span class="s11"> ini</span><span class="s11"> yaitu ada pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan skala nyeri dan peningkatan rentang gerak pada kelompok intervensi dengan nilai p&lt;0.05. Penelitian ini memberikan saran agar masyarakat lansia melakukan senam ergonomik untuk menurunkan keluhan Rheumatoid Arthritis.</span></p> Asmiyah Rahmawati Ramli Rizqy Iftitah Alam Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 37 48 Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman terhadap Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak https://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/won/article/view/361 <p>Kecemasan merupakan pengalaman perasaan yang menyakitkan serta tidak menyenangkan Ia timbul dari reaksi ketegangan-ketegangan dalam atau intern dari tubuh, ketegangan ini akibat suatu dorongan dari dalam atau dari luar dan dikuasai oleh susunan urat saraf yang otonom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman Terhadap kecemasan Hospitalisasi pada anak di RS Tk.II Pelamonia Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pre eksperimental pendekatan <em>one group pre post test design. </em>Populasi dalam penelitian ini sebanyak 150 anak dengan besar sampel 30 anak dengan teknik pengambilan sampel <em>purposive sampling</em>. Analisis yang di gunakan adalah <em>uji paried sampel t-test.</em> Hasil penelitian menggunakan uji paried sampel t-test menunjukan bahwa pemberian terapi murottal Al-Quran dapat menurunkan tingkat kecemasan hospitalisasi pada anak dengan nilai signifikasi 0.000 &lt; p value 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada Pengaruh Terapi Murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman Terhadap kecemasan Hospitalisasi pada anak di RS Tk.II Pelamonia Kota Makassar. Saran dari penelitian ini adalah senantiasa meningkatkan keimanan dengan membaca dan mendengarkan murottal Al-Qur’an sehingga dapat meingkatkan ketentraman hati dan menurunkan tingkat kecemasan. Selain itu, penelitian selanjutnya lebih baik menggunakan ukuran sampel lebih dari 30 orang. </p> Hestiani Rumakamar Yusrah Taqiyah Rizqy Iftitah Alam Copyright (c) 2022 Window of Nursing Journal 2022-06-30 2022-06-30 83 90