Kejadian Obesitas dengan Tingkat Dismenhore Primer pada Remaja Putri

  • Yusrah Taqiyah Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Rizqy Iftitah Alam Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Jusmawati Jusmawati Ilmu Keperawatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
Keywords: obesitas, dismenore, remaja putri, obesity, dysmenorrhe, young women

Abstract

Remaja adalah suatu tahap transisi antara masa kanak-kanak kemasa dewasa. Remaja akan mengalami masa pubertas, salah satu tanda pubertas remaja yaitu menstruasi. Obesitas adalah penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan, sehingga meningkatkan kadar prostaglandin dalam tubuh dan memicu terjadinya dismenore. Tujuan penelitian ini, mengetahui hubungan kejadian obesitas dengan tingkat dismenore pada remaja putri di SMAN 20 Bone. Desain penelitian yang di gunakan adalah obeservasional analitik dengan pendekatan Cross sectional study. Dilaksanakan di SMAN 20 Bone pada bulan Agustus 2019. Populasi penelitian ini, semua siswi kelas X dan XI jurusan IPA dan IPS yaitu sebanyak 115 siswi. Adapun penentuan perkiraan jumlah sampel yang akan diambil digunakan rumus slovin dengan teknik Stratified Sampling yaitu sebanyak 90 sisiwi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswi yang obesitas dan mengalami tingkat dismenore (tidak nyeri, ringan, sedang, berat dan sangat berat) sebanyak 40 sisiwi. Uji hubungan dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square, dengan tingkat kemaknaan, nilai ρ=value 0,003 (<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini, menunjukkan bahwa ada hubungan kejadian obesitas dengan tingkat dismenore pada remaja putri di SMAN 20 Bone.

Teenagers are a transitional stage between childhood and adulthood. Teenagers will experience puberty, one sign of adolescent puberty is menstruation. Obesity is excessive accumulation of body fat tissue, thereby increasing prostaglandin levels in the body and triggering dysmenorrhea. The purpose of this study was to determine the relationship of the incidence of obesity with the level of dysmenorrhea in young women at SMAN 20 Bone. The research design used was observational analytic with cross sectional study approach. Conducted at 20 Bone High School in August 2019. The population of this study, all students of class X and XI majoring in Natural Sciences and Social Sciences as many as 115 students. The determination of the estimated number of samples to be taken used the Slovin formula with the Stratified Sampling technique of 90 students. The results showed that students who were obese and experienced levels of dysmenorrhea (painless, mild, moderate, severe and very severe) were 40 students. The relationship test was performed using the Chi-Square statistical test, with significance level, the value of ρ = value 0.003 (<0.05). The conclusions of this study, show that there is a relationship between the incidence of obesity with the level of dysmenorrhea in young women at SMAN 20 Bone.

Published
2020-03-08
How to Cite
Taqiyah, Y., Alam, R. I., & Jusmawati, J. (2020). Kejadian Obesitas dengan Tingkat Dismenhore Primer pada Remaja Putri . Window of Nursing Journal, 1(1), 44-50. https://doi.org/10.33096/won.v1i1.22
Section
Articles