Window of Midwifery Journal http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wom <p><strong>Window of Midwifery Journal </strong>is a publication of scientific work in the field of midwifery in a broad sense such as child and maternal health, reproduction health, biomedical midwifery, etc. In addition, the Journal was first established since 2020 by the Institute of Study and Management Center Journal of the Faculty of Public Health University Muslim Indonesia located in Makassar, South Sulawesi. Window of Midwifery Journal published on June and December<strong>.</strong></p> Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI en-US Window of Midwifery Journal 2721-4001 Manajemen Asuhan Kebidanan Post Sectio Caesarea Hari Kedua pada Ny. M dengan Nyeri Luka Operasi http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wom/article/view/410 <p>Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan tidak ada data pasti untuk wilayah yang memiliki tingkat operasi sesar yang lebih tinggi dari 10-15%, melakukan penelitian pembaruan data, untuk perkiraan yang telah diterbitkan WHO sebelumnya tentang angka operasi sesar di seluruh dunia dan menghitung jumlah tambahan operasi sesar yang akan diperlukan di negara-negara dengan jumlah operasi sesar yang rendah serta jumlah operasi sesar yang berlebihan. Operasi sesar juga berkontribusi terhadap angka kematian sekitar 5,8 per 100.000 persalinan juga angka kesakitan operasi sesar lebih tinggi, yakni sekitar 27,3 per 1.000 persalinan, dibandingkan persalinan normal yang hanya 9 per 1.000 persalinan. Angka kematian ibu pada operasi sesar adalah 40-80/100.000, lebih besar 25 kali dari persalinan normal. Angka kesakitan post Sectio Caesarea kira-kira sebesar 15% dan sekitar 90% disebabkan oleh infeksi, maka perubahan fisiologis yang terjadi sangat jelas yaitu nyeri. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingat nyeri luka Operasi Sectio Caesarea yang dirasakan Ny. ”M” di RS Bhayangkara Makasasar tahun 2019. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu: Pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosa actual, diagnosa potensial, tindakan segera, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya. Dari kasus Ny”M” yaitu nyeri luka Sectio Caesarea nyeri belum berkurang namun ibu dapat beradaptasi dengan nyeri(nyeri tingkat 6), tidak terdapat tanda-tanda infeksi.Penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.&nbsp;</p> Mullyanti Mullyanti Linda Hardianti Saputri Nurlina Akbar Sundari Sundari Suryanti S Copyright (c) 2022 2022-07-18 2022-07-18 1 11 Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny. N dengan Lilitan Tali Pusat http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wom/article/view/413 <p>World Health Organization (WHO) tahun 2015 menyatakan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia sebesar 289 per 100.000 persalinan. Berbagai upaya telah dilakukan dalam menurunkan angka kematian bayi dan mengurangi resiko terjadinya lilitan tali pusat pada bayi. Olehnya itu perlu dilakukan upaya pendalaman materi tentang penanganan persalinan di masa yang akan datang, salah satu diantaranya adalah dengan melakukan pengawasan ketat dan program yang terarah dalam memberikan edukasi dan penanganan yang tepat terhadap tanda–tanda resiko persalinan. Perlu dilakukan asuhan pada ibu hamil untuk mendeteksi dini terjadinya persalinan dengan lilitan tali pusat, karena diagnosis yang cepat dan penanganan yang akurat dapat menyelamatkan janin. <br>Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada kasus persalinan lilitan tali pusat dengan manajemen asuhan kebidanan, sesuai standar dan kewenangan bidan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus Manajemen Kebidanan, yang terdiri atas tujuh langkah Varney, yaitu : Pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosa aktual, diagnosa potensial, tindakan segera, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya. Dari kasus Ny ”N”, yaitu lilitan tali pusat dengan dua kali lilitan yang ditandai dengan denyut jantung janin di bawah normal, dan tidak terjadi asfiksia pada bayi. Pada penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.</p> Mufidah Novianti Laiya Een Kurnaesih Azrida M Copyright (c) 2022 2022-07-18 2022-07-18 12 22 Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny. N dengan Preeklampsia Berat http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wom/article/view/414 <p>Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan dan persalinan yang ditandai dengan timbulnya hipertensi 160/110 mmHg atau lebih disertai proteinuria dan atau di sertai oedema pada kehamilan 20 minggu atau lebih. Data yang di dapatkan menurut sebuah studi World Health Organization (WHO) bahwa sekitar 810 wanita meninggal karena sebab yang dapat dicegah terkait dengan persalinan dan kehamilan. Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (Preeklampsia dan eklampsia, hipertensi gestasional) sekitar 14% yang menduduki posisi kedua setelah perdarahan dan disusul oleh komplikasi dari persalinan aborsi yang tidak aman. Di Indonesia preeklampsia berat dan eklampsia merupakan penyebab kematian ibu berkisar 1,5% sampai 25 %, preeklampsia yang termasuk dalam hipertensi dalam kehamilan menempati posisi kedua terbanyak setelah perdarahan yang menyebabkan kematian ibu. Data yang telah diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tentang kejadian preeklampsia pada ibu hamil dan bersalin pada tahun 2015 sebanyak 68 orang, tahun 2016 sebanyak 78 orang, tahun 2017 sebanyak 96 orang dan tahun 2018 sebanyak 35 orang . Dan penyebab kematian ibu yaitu karena preeklampsia 68%, perdarahan 30% dan infeksi 4%). Dari data yang diperoleh dari Rekam Medis RSUD Labuang Baji Makassar angka kejadian <br>preeklampsia berat pada ibu hamil pada tahun 2019 dari bulan Januari - November sebanyak 44 orang. Simpulan dari data diatas salah satu penyebab kematian ibu yaitu preeklampsia masih tergolong tinggi,dimana pada target Sustainable Development Goals (SGDs) menargetkan Angka Kematian Ibu (AKI) 70 per 1000 kelahiran.&nbsp;</p> Alviana Alviana Nurhayati Nurhayati Rahmawati Rahmawati Copyright (c) 2022 2022-07-18 2022-07-18 23 34 Manajemen Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir pada Bayi Ny. I dengan Bayi Berat Lahir Rendah http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wom/article/view/415 <p>Bayi baru lahir rendah merupakan salah satu indikator untuk melihat bagaimana derajat atau status kesehatan anak, sehingga berperan penting untuk memantau bagaimana status kesehatan anak sejak dilahirkan,apakah anak tersebut status kesehatan anak tersebut baik atau tidak. Bayi yang berada di bawah persentil dinamakan ringanuntuk umur kehamilan. Bahaya BBLR meliputi: asfiksa, hipotermi, ikterus/hiperbilirubin, hipoglikemia berat, sindrom aspirasi mekonium, infeksi dugaan sepsis, masalah pemberian minum. Berdasarkan data Medical Record di RSKDIA Siti Fatimah Makassar dari data diperoleh pada tahun 2018, 1676 bayi yang lahir hidup dan ada 240 bayi (14,5%) bayi lahir rendah pada tahun 2019 pada bulan januari sampai bulan juli bayi lahir dengan Bayi Berat Lahir Rendah ada 60 Bayi. Tingginya angka kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSKDIA Siti Fatimah Makassar, maka penulis merasa tertarik untuk membahas secara spesifik mengenai masalah ini. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Mengidentifikasi diagnose/masalah aktual pada Bayi Baru Lahir pada Ny. “I” dengan Bayi Berat Lahir Rendah di RSKDIA Siti Fatimah Makassar Tahun 2020. Jenis penilitian ini bersifat deskriptif dengan metode studi kasus manajemen kebidanan yang terdiri dari 7 langkah varney yaitu: pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnose actual, diagnose potensial, tindakan segera, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya. Kasus bayi Ny. “I” yaitu BBLR dan tidak terdapat tanda-tanda pemenuhan nutrisi. Penilitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.</p> Nasmin Kaliky Andi Tenri Abeng R Sudirman Copyright (c) 2022 2022-07-18 2022-07-18 35 42 Manajemen Asuhan Kebidanan Ny. N dengan Akseptor Tubektomi http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wom/article/view/416 <p>Penguunaan kontrasepsi di dunia menurut WHO lebih dari 100 juta jiwa menggunakan kontrasepsi yang memiliki efektifitas, dengan penggunaan kontrasepsi hormonal lebih dari 75% dan 25% yang menggunakan non hormonal. Sulawesi Selatan jumlah akseptor KB tahun 2017 sebanyak 890.131 akseptor. Untuk pemakaian kontrasepsi tertinggi pengguna adalah kontrasepsi suntikan 166.424 orang (18,69%), pengguna pil sebanyak 135.061 orang (15,17%), pengguna kondom sebanyak 50.234 orang (5,64%), pengguna implant sebanyak 21.600 orang (2,42%), pengguna IUD sebanyak 9.036 orang (1,01 %), pengguna Metode Operasi Wanita (MOW) sebanyak 2.776 orang (0,31%), pengguna Metode Operasi Pria (MOP) sebanyak 505 orang (56,73%). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami Asuhan Kebidanan Akseptor KB pada Ny. “N” di RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2019 menurut manajemen Varney. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus manajemen kebidanan yang terdiri dari 7 langkah Varney, yaitu: pengumpulan data dasar, interpretasi data dasar, diagnosa aktual, diagnosa potensial, tindakan segera, rencana asuhan, pelaksanaan asuhan serta mengevaluasi keberhasilannya dari kasus Ny. “N” yaitu tanda-tanda vital dalam batas normal serta operasi ibu berjalan baik dan lancar. Penelitian ini, bidan dapat menerapkan manajemen asuhan kebidanan sesuai dengan prioritas masalah pasien secara menyeluruh sehingga tindakan yang akan dilakukan bidan dapat dipertanggung jawabkan berdasarkan metode ilmiah.</p> Wa Ode Kurniati Jan Jan Andi Masnilawati Nurul Husnah Copyright (c) 2022 2022-07-18 2022-07-18 43 53